Tuhan yang Menempatkan Kita

Derek Prince
*First Published: 2008
*Last Updated: Maret 2026
2 min read
“Karena sama seperti tubuh itu satu dan anggota-anggotanya banyak, dan segala anggota itu, sekalipun banyak, merupakan satu tubuh, demikian pula Kristus. … Karena tubuh juga tidak terdiri dari satu anggota, tetapi atas banyak anggota. Andaikata kaki berkata: ‘Karena aku bukan tangan, aku tidak termasuk tubuh’, jadi benarkah ia tidak termasuk tubuh? Dan andaikata telinga berkata: ‘Karena aku bukan mata, aku tidak termasuk tubuh’, jadi benarkah ia tidak termasuk tubuh? Andaikata tubuh seluruhnya adalah mata, di manakah pendengaran? Andaikata seluruhnya adalah telinga, di manakan penciuman? Tetapi Allah telah memberikan kepada anggota, masing-masing secara khusus, suatu tempat pada tubuh, seperti yang dikehendak-Nya.”
(1 Korintus 12:12, 14–18)
Ada tiga hal yang perlu diperhatikan dalam penyataan Paulus di atas. Yang pertama, Tuhanlah yang menentukan di mana posisi yang harus kita tempati dalam tubuh Kristus, bukan kita sendiri. Tuhanlah yang mengatur posisi anggota dalam tubuh-Nya dan memberi tugas kepada masing-masingnya. Bukan kita sendiri yang menentukannya, tetapi Tuhan, dan Dialah yang akan memberitahu kita bagaimana keputusan-Nya.
Yang kedua, sesudah hal ini terjadi dalam kehidupan kita, kita mulai membaur dengan tubuh Kristus yang lebih besar, namun kita boleh tetap mempertahankan jatidiri sendiri. Begitu juga jari kelilingking menemukan posisinya pada tangan, bersebelahan dengan empat jari lainnya, sehingga terhubung dengan kehidupan dan tujuan dari seluruh tubuh. Sebagai orang Kristen kita tidak perlu kehilangan jatidiri sendiri, namun menjadi bagian dari tubuh korporat yang lebih besar. Tetapi kita harus tetap berfungsi sebagai anggota tubuh sebagaimana Tuhan tetapkan.
Yang ketiga, sebagai sebuah tubuh korporat kita dimampukan untuk memperlihatkan sosok Kristus dalam seluruh kebesaran-Nya kepada dunia luar. Secara sendirian tidak seorang pun kita mampu mewakili Kristus secara seutuhnya, tetapi apabila kita menjadi satu dengan tubuh yang korporat, maka tubuh yang korporat itu dapat secara seutuhnya dan secara total mewakili Yesus Kristus di dunia luar.
*Prayer Response
Terima kasih, Yesus, karena Engkau menjadikan diriku sebagian dari tubuh-Mu. Ku-deklarasikan, bahwa Tuhan telah memberikan jatidiri tersendiri kepadaku dan menempatkanku sebagai bagian dari keseluruhannya, dengan mewakili kepenuhan Kristus di hadapan dunia. Aku ini anggota tubuh Kristus. Amin.
Kode: WD-B097-203-IND