Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Memperlakukan Satu Sama Lain dengan Baik

            Memperlakukan Satu Sama Lain dengan Baik

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Cara kita memperlakukan saudara-saudari kita di dalam Kristus memiliki dampak yang sangat besar, bahkan dapat memengaruhi kesehatan fisik kita. Kita harus belajar melihat satu sama lain seperti Tuhan memandang kita, sebagai anggota tubuh-Nya yang berharga, yang untuknya Ia telah mati di kayu salib.

            Di dunia ini ada segala macam manusia. Kalau kita melihat penampilan lahiriah seseorang kita mungkin akan berkata: “Apa hebatnya orang itu? Aku tidak melihat apa-apa yang perlu dihebohkan mengenai orang itu.” Tetapi sesungguhnya saudara pun dapat berkaca di depan cermin, dan mungkin bisa berkata demikian juga mengenai dirimu sendiri.

            Namun ketika memandang kepada saudara-saudara seiman sebagai sesama anggota tubuh Kristus, sebaiknya jangan kita lihat dari luar saja. Karena Yesus telah mati dan mencurahkan darah-Nya untuk mereka juga.

            Jika kita kurang menghargai dan menghormati orang lain, sesungguhnya hati Tuhan sedih, karena Tuhan sendiri sangat mencintai mereka semua. Sedemikian besar kasih-Nya sehingga Ia pun bersedia mati bagi mereka. Tuhan sungguh sedih apabila kita bersikap keliru terhadap sesama anggota tubuh-Nya, yaitu jika kita memandang rendah kepada orang lain dan tidak menghormati mereka sebagaimana mestinya.

            Saya percaya itulah masalah yang dihadapi oleh umat di jemaat Korintus, sampai-sampai dua kali Paulus menulis surat kepada mereka. Banyak di antaranya mempunyai hubungan yang kurang baik satu sama lainnya. Mereka tidak mengenali tubuh Kristus di dalam diri sesama rekan

            (lihat 1 Korintus 11:29)

            dan Paulus berkata:

            “Sebab itu banyak di antara kamu yang lemah dan sakit, dan tidak sedikit yang meninggal” (ayat 30).

            Saya kira mungkin itulah alasan terutama mengapa banyak orang Kristen dewasa ini masih juga mengidap penyakit. Sedih sekali saya harus mengatakannya, tetapi dewasa ini banyak orang Kristen tidak memperlakukan satu sama lain sebagaimana layaknya orang memperlakukan sesama anggota tubuh Kristus.

            *Prayer Response

            Terima kasih, Yesus, karena Engkau menjadikan diriku sebagian dari tubuh-Mu. Ku-deklarasikan, dengan kemurahan-Mu aku akan menghormati anggota lain dari tubuh-Mu, karena melihat Engkau telah mati bagi mereka juga, sebab aku ini anggota tubuh Kristus. Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Memperlakukan Satu Sama Lain dengan Baik has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-202-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan