Memperlakukan Satu Sama Lain dengan Baik

Derek Prince
*First Published: 2008
*Last Updated: Maret 2026
2 min read
Di dunia ini ada segala macam manusia. Kalau kita melihat penampilan lahiriah seseorang kita mungkin akan berkata: “Apa hebatnya orang itu? Aku tidak melihat apa-apa yang perlu dihebohkan mengenai orang itu.” Tetapi sesungguhnya saudara pun dapat berkaca di depan cermin, dan mungkin bisa berkata demikian juga mengenai dirimu sendiri.
Namun ketika memandang kepada saudara-saudara seiman sebagai sesama anggota tubuh Kristus, sebaiknya jangan kita lihat dari luar saja. Karena Yesus telah mati dan mencurahkan darah-Nya untuk mereka juga.
Jika kita kurang menghargai dan menghormati orang lain, sesungguhnya hati Tuhan sedih, karena Tuhan sendiri sangat mencintai mereka semua. Sedemikian besar kasih-Nya sehingga Ia pun bersedia mati bagi mereka. Tuhan sungguh sedih apabila kita bersikap keliru terhadap sesama anggota tubuh-Nya, yaitu jika kita memandang rendah kepada orang lain dan tidak menghormati mereka sebagaimana mestinya.
Saya percaya itulah masalah yang dihadapi oleh umat di jemaat Korintus, sampai-sampai dua kali Paulus menulis surat kepada mereka. Banyak di antaranya mempunyai hubungan yang kurang baik satu sama lainnya. Mereka tidak mengenali tubuh Kristus di dalam diri sesama rekan
(lihat 1 Korintus 11:29)
dan Paulus berkata:
“Sebab itu banyak di antara kamu yang lemah dan sakit, dan tidak sedikit yang meninggal” (ayat 30).
Saya kira mungkin itulah alasan terutama mengapa banyak orang Kristen dewasa ini masih juga mengidap penyakit. Sedih sekali saya harus mengatakannya, tetapi dewasa ini banyak orang Kristen tidak memperlakukan satu sama lain sebagaimana layaknya orang memperlakukan sesama anggota tubuh Kristus.
*Prayer Response
Terima kasih, Yesus, karena Engkau menjadikan diriku sebagian dari tubuh-Mu. Ku-deklarasikan, dengan kemurahan-Mu aku akan menghormati anggota lain dari tubuh-Mu, karena melihat Engkau telah mati bagi mereka juga, sebab aku ini anggota tubuh Kristus. Amin.
Kode: WD-B097-202-IND