Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Persekutuan dengan Tuhan

            Persekutuan dengan Tuhan

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Allah menciptakan Anda sebagai makhluk yang terdiri dari tiga bagian: roh untuk bersekutu dengan-Nya, jiwa untuk kesadaran diri, dan tubuh untuk kesadaran akan dunia. Belajar hidup dari roh terlebih dahulu adalah kunci untuk menggenapi tujuan ilahi-Nya dalam hidup Anda.

            Mari kita melihat lagi fungsi dari roh sehubungan dengan jiwa dan tubuh. Kita melihat bahwa roh itu sadar mengenai Tuhan, sedangkan jiwa sadar mengenai diri sendiri, dan tubuh sadar mengenai dunia di sekitarnya. Kiranya penting untuk dimengerti bahwa jiwa sadar mengenai dirinya. Jadi, kalau orang terlalu fokus kepada diri sendiri – masalah serta kebutuhannya sendiri – sesungguhnya mereka beroperasi dari tingkat kejiwaan.

            Aktivitas utama dari roh adalah persekutuan dengan Tuhan. Hanya bagian manusia inilah yang dapat menyatu secara langsung dengan Tuhan.

            Di 1 Korintus 6:17 (BIMK) Paulus berkata:

            “… orang yang menyatukan dirinya dengan Tuhan, Roh Tuhan dan roh orang itu menjadi satu”

            – bukan jiwanya, bukan tubuhnya, melainkan rohnya yang menjadi satu. Kehormatan besar yang kita bisa alami dengan roh kita adalah persekutuan dan penyatuan dengan Tuhan. Aktivitas manusia yang paling tinggi tingkatannya adalah ibadah atau penyembahan.

            Jiwa manusia terdiri dari tiga unsur: kehendak (kemauan), pikiran (kecerdasan), dan emosi (perasaan). Kehendak adalah bagian diriku yang selalu berkata: “aku mau”. Bagian pikiran selalu berkata: “kupikir”. Dan emosi adalah bagian diriku yang berkata: “ku-rasa”. Bersama-sama, ketiga komponen tersebut berfungsi sebagai jiwa manusia

            Tubuh jasmani lebih sadar mengenai dunia. Melalui panca indera tubuh berhubungan dengan dunia di sekitarnya, yang berada dalam ruang dan waktu. Menurut rencana Tuhan yang semula, roh manusia semestinya mengatur jiwanya, kemudian jiwanya mengatur tubuh. Roh hanya bisa mengatur dan mengendalikan tubuh melalui jiwa.

            Kekecualiannya adalah pada waktu seseorang berbahasa roh (memakai karunia lidah). Itu sebabnya, berbahasa roh merupakan sebuah pengalaman yang luar biasa dan unik. Ketika berbahasa roh, di situlah roh kita dapat mengendalikan anggota tubuh jasmani, yaitu lidah, tanpa campur tangan dari jiwa. Itu sebabnya berbahasa roh (berbicara dengan karunia lidah) merupakan suatu pengalaman yang sangat diutamakan.

            *Prayer Response

            Terima kasih, Tuhan, karena Engkau menyatukan diriku dengan-Mu. Ku-deklarasikan, aku telah dipersatukan dengan Tuhan dan telah menjadi satu roh dengan Dia. Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Persekutuan dengan Tuhan has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-186-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan