Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Dipersatukan dengan Tuhan

            Dipersatukan dengan Tuhan

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Tahukah Anda bahwa Alkitab membandingkan penyatuan Anda dengan Tuhan dengan sesuatu yang nyata dan intim seperti pernikahan secara fisik? Pelajarilah bagaimana roh Anda, bukan jiwa Anda, dipersatukan dengan Allah dalam suatu ikatan yang memuaskan kerinduan terdalam Anda akan Dia.

            Sekiranya saudara belum pernah terkejut dan shock ketika membaca Alkitab, kemungkinan besar saudara kurang rajin membaca Alkitab. Mengapa? Karena sesungguhnya Alkitab berisi banyak hal yang mengejutkan dan menggoncangkan hati.

            Ambillah misalnya, ayat 1 Korintus 6:16:

            “Atau tidak tahukah kamu, bahwa siapa yang mengikatkan dirinya pada perempuan cabul [seorang pelacur], menjadi satu tubuh dengan dia? Sebab, demikianlah kata nas: ‘Keduanya akan menjadi satu daging’.”

            Semua orang pasti mengerti apa yang dibahas dalam ayat ini, yaitu mengenai hubungan seks yang tak bermoral, yaitu hubungan badan dengan seorang pelacur. Setelah melihat latar belakang ayat ini, baiklah kita membaca apa yang dikatakan oleh Paulus selanjutnya:

            “Tetapi siapa yang mengikatkan dirinya pada Tuhan, menjadi satu roh dengan Dia” [Versi BIMK: “Tetapi orang yang menyatukan dirinya dengan Tuhan, Roh Tuhan dan roh orang itu menjadi satu.”] (ayat 17).

            Penafsirannya tentu tidak boleh ke luar dari konteks ayat-ayat di situ. Sudah kita lihat, di ayat 16 Paulus membicarakan suatu “penyatuan” melalui hubungan seks. Kemudian ia bicara mengenai hubungan yang bersifat rohani, bukan suatu persetubuhan. Itulah yang dimaksudkan dengan “pernikahan” kita dengan Kristus yang telah bangkit dari maut itu. Bukan jiwa yang dipersatukan dengan Tuhan, tetapi roh kita. Karena “orang yang menyatukan dirinya pada Tuhan, menjadi satu roh dengan Dia”.

            Kejiwaan saudara mampu mengerti mengenai teologia, bahkan mungkin terlalu berat memikirkannya. Tetapi yang mengenal Tuhan sesungguhnya adalah roh saudara. Roh adalah yang dulu dihembuskan Tuhan ke dalam tubuh manusia. Itulah yang membuat manusia hidup ketika pertama kali ditempatkan di taman Eden.

            Tuhan menghembuskan roh kehidupan ke dalam lubang hidung Adam. (Lihat Kejadian 2:7.)

            Dan bagian yang satu dari manusia ini tidak akan pernah memperoleh ketenangan sampai dia dipersatukan kembali dengan Tuhan. Bisa saja kita mengejar kesenangan duniawi dan segala filsafat yang ada di seluruh jagat raya, tetapi sesungguhnya roh saudara sama sekali tidak berminat pada hal-hal itu. Roh saudara hanya merindukan Tuhan, dan roh saudara dapat dipersatukan dengan Tuhan sama seperti juga seorang pria bersetubuh dengan pelacur.

            Jangan pernah memisahkan kedua ayat itu tadi. Memang dua hal itu berbeda, tetapi analogi atau persamaannya sangat tepat dan membantu kita untuk mengerti hubungan antara keduanya.

            *Prayer Response

            Terima kasih, Tuhan, karena Engkau menyatukan diriku dengan-Mu. Ku-deklarasikan, “orang yang telah dipersatukan dengan Tuhan itu satu roh dengan Dia” – dan kebenaran itu juga berlaku bagiku. Aku telah dipersatukan dengan Tuhan dan telah menjadi satu roh dengan Dia. Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Dipersatukan dengan Tuhan has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-184-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan