Dibenarkan, Suatu Hadiah Pemberian

Derek Prince
*First Published: 2008
*Last Updated: Maret 2026
2 min read
Di Matius 6:33 Yesus berkata:
“Carilah dahulu kerajaan Allah dan kebenarannya”.
“Kebenaran” (kesalehan) apa pun yang kita upayakan dan kita cari sebenarnya masih berada di tingkatan yang terlalu rendah. Satu-satunya kebenaran yang dapat membawa kita ke surga adalah kebenaran dari Allah sendiri, dan kebenaran itu hanya akan kita peroleh di dalam Yesus Kristus. Kebenaran itu hanya bisa diperoleh sebagai sebuah hadiah, karena iman.
Inilah manifestasi spesifik yang pertama dari kasih karunia Tuhan dalam kehidupan orang-orang yang menghampiri-Nya melalui Yesus Kristus: mereka dibenarkan. Tuhan tak dapat berbuat apa pun bagi kita sebelum kita dibenarkan dulu. Setelah kita mencari Tuhan, itulah hal pertama yang dilakukan-Nya.
Mungkin saudara akan setuju dengan saya, kalau saya katakan bahwa sebagian besar umat Kristen belum sungguh-sungguh memahami kebenaran ini. Sesungguhnya, saya kira sebagian besar dari liturgi (tata ibadah) gereja – termasuk musik yang kita mainkan dan himne-himne atau lagu rohani kita – semuanya dirancang sedemikian rupa sehingga membuat kita semua merasa sebagai orang berdosa. Seringkali umat Kristen berpikir, sombong benar untuk menolak diri kita sebagai orang berdosa. Betapa mengherankan kenyataan ini!
Ada satu hal yang paling dibenci oleh Iblis dan yang akan dicegahnya secara mati-matian. Yang paling dia benci itu adalah kalau seseorang tiba-tiba mulai menyadari, apa artinya bahwa ia sudah dibenarkan karena iman. Iblis akan memakai segala macam cara supaya saudara tetap merasa bersalah dan berdosa, dan ia akan tetap berusaha supaya saudara justru merasa lebih religius (lebih mantap dalam beragama) dengan bersikap demikian.
Banyak orang Kristen merasa malu atau takut dibilang “sok suci” jikalau mereka berani mengatakan dirinya orang yang “benar”. Karena umumnya mereka berpikir kebenaran itu harus diupayakan, diperjuangkan dahulu. Tetapi menurut Alkitab, kebenaran tidak bisa diperoleh sebagai upah suatu perjuangan dan selain itu, juga tidak seorang pun pantas untuk menerimanya. Kebenaran merupakan suatu hadiah yang diberikan secara cuma-cuma, dan tak ada orang yang berhak mendapatkannya. Kebenaran itu hanya bisa diterima sebagai suatu hadiah, atau kita tidak akan pernah memperolehnya. Pilihan ada di tangan kita sendiri.
*Prayer Response
Terima kasih, Yesus, untuk pengurbanan-Mu. Ku-deklarasikan, aku telah dibenarkan Allah oleh karena iman kepada Yesus Kristus dan itulah suatu hadiah pemberian yang bersifat cuma-cuma, bukan karena aku berhak atasnya. Ku-deklarasikan, aku telah dibenarkan oleh karena iman. Amin.
Kode: WD-B097-179-IND