Dampak Kebenaran

Derek Prince
*First Published: 2008
*Last Updated: Maret 2026
2 min read
Kebenaran seseorang akan menghasilkan hal-hal tertentu yang secara langsung dan nyata bisa dilihat. Bagaimana jadinya seluruh hidup kita, termasuk sikap-sikap, hubungan-hubungan dan juga seberapa efektifnya pelayanan kita sebagai umat Kristen, semuanya itu bergantung kepada seberapa jauhnya kita sungguh mengerti bahwa kita sudah dijadikan orang yang benar.
Kita membaca dalam Amsal 28:1:
“Orang fasik lari, walaupun tidak ada yang mengejarnya, tetapi orang benar merasa aman [berani] seperti singa muda.”
Pada zaman sekarang sedikit sekali orang Kristen yang bersifat pemberani. Sebagian besar masih bersikap malu-malu, bersikap apologetis (cenderung untuk selalu minta maaf atas kekurangannya). Apabila berhadapan dengan kejahatan atau ketidak-adilan, mereka cepat sekali angkat tangan dan menyerah saja. Penyebab utama dari sikap itu adalah karena mereka tidak/ belum menyadari bahwa di mata Tuhan mereka itu sesungguhnya adalah orang yang benar/saleh – sesaleh Yesus Kristus sendiri. Apabila kita mulai mengakui dan menghargai kenyataan tersebut, kita dapat menjadi pemberani.
Mari kita melihat juga hal-hal lain yang dihasilkan oleh kebenaran. Di Yesaya 32:17 tertulis:
“Di mana ada kebenaran di situ akan tumbuh damai sejahtera, dan akibat kebenaran ialah ketenangan dan ketenteraman untuk selama-lamanya.”
Ayat ini menunjukkan tiga hal yang dihasilkan oleh kebenaran: damai sejahtera (perdamaian), ketenangan dan ketenteraman. Hal-hal itulah yang berkembang setelah kita menyadari bahwa sesungguhnya kita telah dijadikan benar oleh karena kebenaran yang ada pada Kristus.
Di Roma 14:17 dikatakan:
“Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.”
Damai sejahtera, ketenangan, sukacita dan ketenteraman merupakan hal-hal yang dihasilkan oleh kebenaran/ kesalehan. Boleh saja kita berupaya mati-matian untuk mencapai hal-hal tersebut. Tetapi jika kita tidak menerimanya dengan penuh iman, semua upaya itu akan sia-sia saja. Betapa menyedihkan untuk melihat orang-orang Kristen yang berupaya keras untuk kelihatan bersukacita, menikmati damai sejahtera, santai dan penuh ketenangan – hanya karena mereka disuruh seperti itu.
Menurut pengalamanku, apabila orang-orang Kristen sungguh meyakini bahwa dosa mereka sudah diampuni dan bahwa mereka telah dibenarkan oleh karena iman, maka buah-buah kebenaran itu pun akan langsung terlihat. Yang penting, umat Tuhan semestinya menyadari bahwa sesungguhnya mereka telah dijadikan orang yang benar karena kebenaran yang ada pada Yesus Kristus.
*Prayer Response
Terima kasih, Yesus, untuk pengurbanan-Mu. Ku-deklarasikan, kebenaran yang ada pada Yesus memberikan keberanian, damai sejahtera, ketenangan dan keyakinan diri, dan kuterima itu semua, sebab aku telah dibenarkan oleh karena iman. Amin.
Kode: WD-B097-178-IND