Satu Tindakan yang Penuh Ketaatan

Derek Prince
*First Published: 2008
*Last Updated: Maret 2026
1 min read
Jadi sama seperti oleh ketidaktaatan satu orang semua orang telah menjadi orang berdosa, demikian pula oleh ketaatan satu orang semua orang menjadi orang benar.
“Roma 5:19”
Karena sekali saja Adam menjadi tidak taat, banyak orang – semuanya – keturunan Adam telah menjadi orang yang berdosa. Tetapi oleh karena sekali saja Yesus begitu taat (di kayu salib) maka semua orang yang percaya akan Dia dijadikan orang yang benar.
Perbandingan tersebut penting. Soalnya, orang-orang yang kemudian berdosa sebagai akibat dari dosa Adam itu, termasuk saudara dan saya, bukan saja berdosa karena diberi cap “berdosa”. Ternyata mereka memang berdosa dalam karakter dan perilakunya.
Demikian juga sebaliknya, ketika kita dijadikan orang benar karena percaya kepada Yesus, itu bukan karena Tuhan hanya menggantikan cap “pendosa” dengan cap “orang benar.” Tidak! Kita sungguh dijadikan orang yang benar, baik dalam karakter dan perilaku kita.
Jadi, ketidaktaatan Adam tempo dulu itu telah membuat kita semua menjadi orang yang berdosa. Demikian juga, ketaatan Kristus mampu membuat kita semua menjadi orang yang benar. Bukan hanya secara teoritis, bukan saja dalam pemahaman teologia, tetapi dalam cara dan perilaku hidup kita – dalam sifat-sifat karakter yang kita miliki.
*Prayer Response
Terima kasih, Yesus, untuk pengurbanan-Mu. Ku-deklarasikan, oleh sebab satu tindakan-Mu yang taat di kayu salib itu aku telah dibenarkan oleh sebab iman. Amin.
Kode: WD-B097-177-IND