Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Dibenarkan

            Dibenarkan

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Apakah Anda sedang berusaha mendapatkan jalan kepada Allah melalui perbuatan baik? Alkitab mengungkapkan suatu pertukaran yang sangat mendalam, di mana Yesus menjadi dosa bagi kita supaya kita dapat menjadi kebenaran Allah di dalam Dia.

            Semua kita telah dibenarkan (dinyatakan benar) oleh karena percaya akan darah Yesus. Mari kita membaca apa yang dikatakan Paulus dalam kitab Roma:

            “Kalau ada orang yang bekerja, upahnya tidak diperhitungkan sebagai hadiah, tetapi sebagai haknya. Tetapi kalau ada orang yang tidak bekerja, namun percaya kepada Dia yang membenarkan orang durhaka, imannya diperhitungkan menjadi kebenaran.”

            (Roma 4:4–5)

            Perhatikanlah ayat 5. Pertama-tama, berhentilah untuk berupaya menjadikan diri sendiri orang yang benar dan saleh. Berhentilah berusaha begitu keras untuk menjadi orang yang “lebih baik”. Berhentilah melakukan semua hal itu.

            “Tetapi kalau ada orang yang tidak bekerja, namun percaya kepada Dia yang membenarkan orang durhaka, imannya diperhitungkan menjadi kebenaran.”

            (ayat 5.) Cukup untuk percaya saja. Sesederhana itukah? Seandainya tidak sederhana seperti itu, kita tidak mungkin akan berhasil. Tuhan-lah yang menjadikan orang durhaka (yang tidak benar) menjadi orang benar. Itulah yang dikatakan oleh Alkitab, dan saya sungguh percaya akan hal itu.

            “Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah.”

            (2 Korintus 5:21)

            Supaya lebih jelas, saya suka sekali untuk menyusun kembali urutan kata-kata dalam ayat itu, dan saya tukarkan kata ganti orang dengan nama-nama yang spesifik. “Yesus yang tidak mengenal dosa telah dibuat oleh Allah menjadi dosa karena kita, supaya dalam Yesus kita dibenarkan oleh Allah.” Inilah dia, transaksi penukaran yang terjadi dengan seutuhnya. Yesus dijadikan dosa oleh karena dosa-dosa kita, supaya kita dapat dibenarkan oleh karena kebenaran-Nya. Kebenaran (status orang yang benar) ini dapat diperoleh dengan percaya akan darah-Nya. Kita dibenarkan oleh karena percaya akan darah Yesus Kristus.

            *Prayer Response

            Terima kasih, Yesus, untuk pengurbanan-Mu. Ku-deklarasikan, kebenaran bisa diperoleh dengan percaya akan darah-Mu. Aku telah dibenarkan oleh karena iman. Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Dibenarkan has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-176-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan