Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Mitra Allah yang Mampu untuk Berpikir Sendiri

            Mitra Allah yang Mampu untuk Berpikir Sendiri

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Tahukah Anda bahwa Allah menginginkan kemitraan yang cerdas dengan Anda, bukan hubungan seperti budak? Yesus menyebut kita sahabat-Nya dan mengundang kita untuk mengenal urusan Bapa, sama seperti Adam diundang untuk bermitra dengan Allah sejak awal.

            Manusia pertama, Adam, bukanlah berstatus budak atau pesuruh, karena dari semula Tuhan merencanakan agar ia dapat menjadi mitra-Nya yang memiliki kemampuan berpikir.

            Ketika Allah menghendaki binatang-binatang ciptaan-Nya diberi nama, Ia berkata: “Adam, kemarilah dan lihatlah semua hewan ini. Katakanlah kepada-Ku, apa semestinya nama yang diberikan kepada mereka ini, menurut kamu?” Dalam bahasa Ibrani nama sesuatu atau nama orang sekaligus menggambarkan sifatnya.

            Oleh karena itu, ketika harus memberi nama kepada semua hewan itu, Adam pun harus mengerti terlebih dahulu sifat dari hewan itu dan bagaimana hubungannya satu sama lain. Apa pun nama yang diberikan Adam kepada hewan tertentu, begitulah namanya. Bukan Tuhan yang memberi nama kepada semua hewan itu. Ia menyuruh Adam untuk melakukan hal itu. Tetapi Tuhan memberi kepada Adam hikmat pengetahuan yang diperlukan untuk menjalankan tugas tersebut.

            Begitu juga, dalam hubungan kita yang baru dengan Tuhan di dalam Yesus Kristus, status kita bukanlah sebagai budak atau pesuruh saja. Tidak, kita menjadi mitra Allah yang diberi kemampuan untuk berpikir.

            Ayat dalam Yohanes 15:15 itu sungguh merupakan sebuah pernyataan yang mengejutkan dan mengherankan:

            “Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat. tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepadamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku.”

            Yesus tidak pernah menyembunyikan apa-apa. Jadi, seandainya ada sesuatu yang belum juga kita ketahui, pasti itu karena kita belum benar-benar mencari tahu apa yang sudah diungkapkan oleh-Nya. Tetapi masalah yang terutama adalah bahwa kita belum mempraktikkan apa yang sudah kita ketahui.

            Yesus sendiri langsung melakukan apa yang diperlihatkan Bapa kepada-Nya. Jika kita seperti itu juga, maka pasti pewahyuan yang sedemikian akan disampaikan pula kepada kita.

            *Prayer Response

            Terima kasih, Yesus, karena Engkau telah menebus dan menyelamatkanku. Ku-deklarasikan, aku rindu untuk mendapatkan segala sesuatu yang diwahyukan Tuhan dan untuk mempraktikkan apa yang sudah kuketahui. Ku-deklarasikan, aku ini sahabat Kristus. Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Mitra Allah yang Mampu untuk Berpikir Sendiri has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-175-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan