Tunduk pada Perintah Tuhan

Derek Prince
*First Published: 2008
*Last Updated: Maret 2026
2 min read
Apabila Tuhan bermaksud untuk mengajar, Ia akan memilih orang-orang yang mau berguru kepada-Nya dengan terlebih dahulu melihat karakter mereka. Yang dilihat bukanlah kemampuan intelektual, gelar akademis atau pun status sosialnya. Yang dicari oleh Allah adalah sikap batiniah dalam hati orang itu terhadap-Nya, sikap yang penuh hormat dan benar-benar tunduk. Adapun mengenai materi pengajarannya pun Tuhan sendiri yang menentukan.
Orang-orang seperti itulah,
“Kepadanya TUHAN menunjukkan jalan yang … dipilih-[N]ya [yang dipilih oleh Tuhan sendiri]” (Mazmur 25:12).
Seringkali, jalan yang dipilih Tuhan bukanlah jalan pilihan kita sendiri, seandainya kita yang memilihnya. Mungkin kita lebih suka memilih tema-tema nubuat atau pewahyuan yang kedengarannya, “Wah!” Tetapi Tuhan memilih materi pelajaran yang lebih menekankan kerendahan hati dan hal-hal yang lebih mendasar: melayani, berkorban dan sikap yang setia.
Orang-orang yang tunduk kepada petunjuk Tuhan akan memperoleh imbalan yang luar biasa:
“TUHAN bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia, dan perjanjian-Nya [rahasia-rahasia-Nya] diberitahukan-Nya kepada mereka” (Mazmur 25:14).
Dalam pergaulan dengan sesama manusia pun, biasanya kita hanya menceritakan rahasia-rahasia kepada orang yang bisa kita percayai. Demikian juga, jika Tuhan mempercayakan rahasia-rahasia-Nya kepada kita, itulah bukti bahwa Ia mulai mempercayai kita. Hal itu adalah semacam ijazah kelulusan kita dari pendidikan yang Ia berikan.
Kebenaran ini digambarkan dengan begitu indah dalam hubungan antara Yesus dengan para pengikut-Nya. Tiga tahun lamanya Ia memberikan gemblengan disiplin yang begitu ketat, namun kemudian Ia berkata kepada mereka:
“Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat. tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepadamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku” (Yohanes 15:15).
Terlebih dahulu, karena begitu sempurna ketundukan-Nya terhadap Allah, Yesus sendiri mendengar rahasia-rahasia itu dari Bapa-Nya. Dan pada gilirnya, Yesus pun meneruskan segala sesuatu yang ia dengar dari Bapa-Nya kepada orang-orang yang tunduk kepada-Nya.
Sampai sekarang pun Tuhan masih memilih orang-orang yang mau berguru kepada-Nya dengan dasar yang demikian. Baik persyaratan-Nya maupun materi pelajaran-Nya tetap sama.
*Prayer Response
Terima kasih, Yesus, karena Engkau telah menebus dan menyelamatkanku. Ku-deklarasikan hasratku untuk tunduk sepenuhnya pada perintah Tuhan dan menjadi sahabat-Nya, karena aku ini sahabat Kristus. Amin.
Kode: WD-B097-174-IND