Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Mengukur Komitmen

            Mengukur Komitmen

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Abraham disebut sahabat Allah karena komitmennya yang total, suatu perjanjian yang dihormati Allah sendiri dengan memberikan Anak-Nya yang tunggal. Lihatlah bagaimana jalan perjanjian yang sama ini menjadi pintu menuju persahabatan sejati dengan Allah.

            Seperti tercatat di kitab Kejadian pasal 15, Tuhan mengadakan suatu ikatan janji dengan Abraham. Dari kedua pihak, baik Tuhan maupun Abraham, membuat sebuah komitmen yang bersifat total. Pada suatu saat Tuhan meminta kepada Abraham untuk menepati janji komitmennya itu. Abraham disuruh mempersembahkan Ishak, anaknya, sebagai kurban sembelihan. Tetapi di sisi Tuhan sendiri komitmen-Nya sama total seperti komitmen Abraham. Demikianlah ceritanya, dua ribu tahun kemudian kita melihat sisi lain dari ikatan janji tadi: Tuhan sendirilah yang pada gilirnya harus mempersembahkan Yesus Kristus, Anak-Nya yang tunggal sebagai kurban agung.

            Jangan lupa, biasanya komitmen kita sendiri terhadap Tuhan itulah yang menentukan seberapa jauh komitmen Tuhan terhadap saudara. Komitmen yang total terhadap Tuhan menuntut komitmen yang total juga dari pihak Tuhan. Itulah hakikat sesungguhnya dari suatu hubungan yang didasarkan atas ikatan janji. Tetapi tahukah saudara, bahwa ikatan janji Abraham dengan Tuhan itu juga mempunyai suatu dampak praktis yang lain lagi atas hubungan pribadi Abraham dengan Tuhan? Dalam surat kirimannya, Yakobus berbicara mengenai apa yang dilakukan Abraham ketika mempersembahkan Ishak sebagai kurban, dan apa pula akibatnya karena ia rela berbuat demikian.

            “Bukankah Abraham, bapa kita, dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya, ketika ia mempersembahkan Ishak, anaknya, di atas mezbah? Kamu lihat, bahwa iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan dan oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna. Dengan jalan demikian genaplah nas yang mengatakan: “Lalu percayalah Abraham kepada Allah, maka Allah memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran.” Karena itu Abraham disebut “sahabat Allah”.” (Yakobus 2:21–23)

            Oleh karena komitmennya terhadap ikatan janji itu dan mempersembahkan Ishak, anaknya sebagai kurban, pada akhirnya Abraham dijuluki “sahabat Allah”. Julukan tersebut sungguh signifikan dan suatu kehormatan. Apa yang kita belajar dari semua ini? Bahwa untuk mempunyai persahabatan yang sejati pintu gerbangnya adalah ikatan janji. Apabila dua pribadi mengadakan suatu ikatan perjanjian satu dengan yang lainnya dan kemudian memenuhi persyaratan yang dituntut dalam ikatan janji itu, maka kita akan menemukan suatu persahabatan yang sejati.

            *Prayer Response

            Terima kasih, Yesus, karena Engkau telah menebus dan menyelamatkanku. Ku-deklarasikan komitmen yang sepenuhnya terhadap Tuhan, dan mengaminkan komitmen Tuhan yang sepenuhnya terhadapku – sesungguhnya, hubungan ikatan janji merupakan dasar dari persahabatan yang sejati. Ku-deklarasikan, aku ini sahabat Kristus. Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Mengukur Komitmen has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-173-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan