Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Persekutuan yang Sempurna

            Persekutuan yang Sempurna

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            1 min read

            Injil adalah undangan untuk mengambil bagian dalam persekutuan yang sempurna yang ada antara Allah Bapa dan Anak-Nya, Yesus Kristus. Inilah koinonia yang sejati, suatu hubungan di mana segala sesuatu dibagikan bersama dengan Tuhan sendiri.

            Dalam surat kirimannya yang pertama Yohanes berkata:

            “Apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar itu, kami beritakan kepada kamu juga, supaya kamupun beroleh persekutuan dengan kami. Dan persekutuan kami adalah persekutuan dengan Bapa dan dengan Anak-Nya, Yesus Kristus.”

            (1 Yohanes 1:3)

            Dengan kata lain, Injil itu sesungguhnya merupakan undangan dari Allah tritunggal untuk ambil bagian dalam persekutuan yang terdapat antara Allah Bapa dan Anak-Nya. Dalam bahasa Yunani, istilahnya untuk persekutuan adalah koinonia. Kata itu merupakan sebuah istilah yang penting dalam Alkitab PB yang aslinya berbahasa Yunani. Istilah itu secara harfiah berarti “saling berbagi bersama-sama”. Jadi, bersekutu itu sesungguhnya berarti saling berbagi bersama-sama.

            Kita (orang-orang kudus) diundang untuk berbagi (turut menikmati) hubungan yang dirasakan bersama oleh Allah Bapa dan Allah Putra. Satu hal jelas sekali mengenai hubungan ini: Allah Bapa dan Allah Putra saling berbagi dalam segala sesuatu. Tiada sesuatu yang tidak dibagikan kepada yang lainnya, tak ada yang menahan sesuatu pun.

            Dalam Yohanes 17:10 Yesus berkata kepada Bapa-Nya:

            “Dan segala milik-Ku adalah milik-Mu dan milik-Mu adalah milik-Ku.”

            Itulah koinonia yang sempurna, yaitu persekutuan yang sempurna – saling berbagai segala sesuatu dengan sempurna. Itulah pola hubungan yang sempurna, dan Tuhan ingin membawa kita semua ke situ.

            *Prayer Response

            Terima kasih, Yesus, karena Engkau telah menebus dan menyelamatkanku. Ku-deklarasikan, aku diundang untuk turut menikmati hubungan antara Allah Bapa dan Anak-Nya. Aku menikmati persekutuan yang sempurna itu, karena aku ini sahabat Kristus. Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Persekutuan yang Sempurna has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-170-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan