Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Jatidiri yang Benar

            Jatidiri yang Benar

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Di dunia di mana begitu banyak orang mencari jati diri mereka, jawabannya ditemukan dalam mengenal Allah sebagai Bapa. Hubungan pribadi melalui Yesus Kristus inilah yang memberikan identitas, nilai, dan keamanan yang tak tergoyahkan—seperti yang sungguh-sungguh dibutuhkan hati kita.

            Mengapakah Yesus Kristus harus datang ke dalam dunia? Tujuannya yang sebenarnya adalah untuk membawa kita semua kepada Tuhan. Jikalau sekian lama kita sudah belajar mengenai Tuhan, tetapi belum juga mengerti hal ini, sesungguhnya kita belum mengerti juga apa tujuan akhir dari penebusan Yesus itu.

            Dalam kehidupan manusia zaman sekarang jelas ada sekian banyak faktor yang kurang dalam pengalaman emosional banyak orang. Tetapi faktor-faktor itu baru menjadi jelas setelah kita mengerti sepenuhnya akan hal tadi dan mengenai hubungan pribadi dan langsung yang dapat kita jalin dengan Tuhan. Ada tiga hal yang kita belajar dari pengungkapan dan hubungan dengan Tuhan ini, yaitu jatidiri, harga diri dan rasa aman sentosa.

            Masalah utama yang dihadapi oleh masyarakat pada masa ini adalah masalah jatidiri: Siapakah diri kita sebenarnya? Menarik sekali, petunjuk mengenai masalah ini mulai terlihat ketika di Amerika Serikat terbit sebuah buku berjudul Roots (Akar-akar latar belakang manusia) yang begitu laku keras, begitu juga film seri TV yang dibuat atas dasar buku tersebut.

            Inti cerita buku dan film itu adalah petualangan seorang kulit hitam Amerika untuk menemukan kembali asal-usul nenek moyangnya dan untuk mencari tahu siapakah dirinya sebenarnya. Sebenarnya semua manusia sedang sibuk mencari tahu hal yang sama. Mereka ingin tahu dari mana asal-usul mereka, siapa yang berada di belakang mereka, bagaimanakah ceritanya pada mulanya, dan siapakah sesungguhnya mereka itu.

            Sesungguhnya, tidak mungkin seseorang bisa menjawab pertanyaan: “Siapakah diriku?” sebelum ia tahu siapakah ayahnya yang sesungguhnya. Dan baik Alkitab maupun ilmu jiwa (psikologi) mengaminkan hal itu.

            Hari-hari ini hubungan manusiawi antara orang tua dan anak-anak makin lama makin retak dan hancur, dan akibatnya terjadi krisis jatidiri (identitas) yang menyebar ke mana-mana. Bagaimanakah caranya iman Kristiani berusaha mengatasi krisis jatidiri tersebut? Dengan membawa orang-orang kembali kepada suatu hubungan pribadi yang bersifat langsung dengan Allah Bapa, melalui Anak-Nya, Yesus Kristus.

            Setelah benar-benar mengenal Tuhan sebagai Bapa, orang tidak lagi mempunyai masalah jatidiri tersebut. Mereka sudah tahu, siapa mereka sebenarnya: mereka adalah anak-anak Tuhan. Bapa merekalah yang menciptakan alam semesta ini, dan Bapa (Ayah) mereka itu sungguh mengasihi dan memelihara mereka semua.

            *Prayer Response

            Terima kasih, Yesus, karena Engkau telah menebus dan menyelamatkanku. Ku-deklarasikan, aku tahu siapa diriku ini, karena hubunganku dengan Allah Bapa melalui Yesus. Ku-deklarasikan, aku ini anak Tuhan. Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Jatidiri yang Benar has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-162-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan