Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Milik-Nya Sepenuhnya

            Milik-Nya Sepenuhnya

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Seorang anak laki-laki yang memahat sebuah perahu indah, kehilangannya di laut, lalu membayar harga untuk membelinya kembali, menggambarkan inti Injil. Engkau adalah milik-Nya dua kali lipat, karena Tuhan yang menciptakanmu juga telah menebusmu, memelukmu erat dan menyatakan bahwa engkau sepenuhnya milik-Nya.

            Konon ada seorang bocah lelaki yang tinggal di sebuah kota kecil, di pinggir pantai. Ia pandai sekali membuat ukir-ukiran kayu, dan pada suatu hari ia membuat sebuah perahu kecil dari kayu. Ia memasang layar pada perahu itu, dan perahu itu pun dapat berlayar.

            Pada suatu hari ia membawa perahu layarnya ke pantai dan membiarkannya ditiup angin. Tetapi tiba-tiba ombak berubah arah sehingga perahunya terbawa ke tengah laut, dan ia pun gagal mendapatkannya kembali. Maka pulanglah ia tanpa membawa perahunya.

            Tetapi kemudian angin dan air pasang berbalik lagi dan perahu itu kembali lagi. Seseorang yang berjalan di pinggir pantai menemukan perahu itu. Ia memungutnya dan melihat perahu itu cukup bagus. Maka dibawanya perahu itu ke toko setempat dan menjualnya kepada pemilik toko. Pemilik toko itu membersihkan perahu itu dan memajangnya di jendela etalasenya, dan memasang harga 35 dolar.

            Beberapa waktu kemudian bocah itu berjalan melewati toko tersebut dan melihat perahunya akan dijual dengan harga 35 dolar. Apa boleh buat, ia tak dapat membuktikan bahwa perahu itu sebenarnya adalah miliknya. Jikalau ia ingin mendapatkannya kembali, hanya satu hal yang dapat dilakukannya. Ia harus membelinya kembali.

            Maka mulailah bocah itu bekerja. Apa saja ia mau lakukan untuk mengumpulkan uang secukupnya dan membeli kembali perahunya itu. Sesudah uangnya terkumpul, masuklah ia ke toko itu dan berkata:

            “Saya mau beli perahu itu.”

            Ia bayarkan harganya, kemudian berjalan keluar sambil menenteng perahunya itu. Lalu di pinggir jalan ia pun berhenti. Ia mendekap perahunya dan berkata:

            “Sekarang kamu menjadi milikku. Dulu aku yang membuat kamu, dan barusan aku membeli kamu kembali.”

            Itulah yang dimaksudkan dengan penebusan. Dulu Allah sendiri yang menciptakan kita, tetapi tahu-tahu kita ditemukan di pasar budak Iblis. Lalu Tuhan sendiri membeli kita kembali. Sekarang kita telah menjadi milik Tuhan karena dua alasan tersebut.

            Dapatkah saudara mengerti betapa berharganya saudara di mata Tuhan? Cobalah bayangkan dirimu sendiri sebagai perahu kecil itu. Mungkin sewaktu-waktu engkau merasa dirimu tidak berarti dan kurang memenuhi persyaratan. Mungkin engkau bertanya-tanya dalam hatimu, benarkah Tuhan perduli denganku?

            Sebaiknya saudara mencoba untuk meyakini, bahwa engkaulah perahu kecil itu yang kini berada di dalam dekapan Tuhan, dan bahwa Tuhan berkata kepadamu:

            “Sekarang kamu ini milik-Ku. Akulah yang membuatmu, dan aku juga telah membeli kamu. Engkau milik-Ku.”

            *Prayer Response

            Terima kasih, Tuhan, untuk pengampunan-Mu. Ku-deklarasikan, diriku berada dalam pelukan Tuhan, dan Tuhan menyatakan diriku adalah milik-Nya. Dialah yang menciptakan diriku, kemudian menebusku juga; Ia sungguh mencintaiku; aku sepenuhnya milik Dia. Diriku sudah diampuni dan merdeka dari dosa-dosaku. Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Milik-Nya Sepenuhnya has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-161-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan