Langkah-langkah untuk Diterima

Derek Prince
*First Published: 2008
*Last Updated: Maret 2026
2 min read
Ada empat langkah yang harus saudara tempuh untuk mengalami diterima oleh Tuhan.
Yang pertama, saudara harus mengampuni setiap orang yang pernah menolak dirimu atau merugikanmu, entah dengan cara apa. Yesus memberi perintah kepada kita:
“Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang di surga mengampuni kesalahan-kesalahanmu” (Markus1:25).
Pernyataan tersebut mencakup segala-galanya: jikalau kita masih ada sesuatu terhadap seseorang, cepatlah ampuni, maka Tuhan pun akan mengampuni kita. Tetapi jikalau kita tidak mau mengampuni orang lain, Tuhan pun tak akan mengampuni kita.
Hal ini khususnya berlaku untuk sikap terhadap orang tua, sebab merekalah yang biasanya merupakan sumber dari ketertolakan yang kita alami. Banyak orang mengalami perubahan dalam hidupnya, setelah menyadari bahwa sebenarnya ada perintah Alkitab untuk menghormati orang tua mereka.
“Hormatilah ayahmu dan ibumu – ini adalah suatu perintah yang penting, seperti yang nyata dari janji ini.” (Efesus 6:2)
Bukan berarti saudara harus menutup mata terhadap kekurangan-kekurangan mereka, tetapi saudara perlu mengampuni mereka dan memutuskan untuk menghormati mereka sebaik mungkin. Belum pernah saya bertemu dengan seseorang yang benar-benar diberkati dan hidup makmur, namun hubungannya dengan orang tua kurang baik.
Yang kedua, saudara harus juga menanggalkan segala akibat negatif dari ketertolakan itu: kepahitan, kejengkelan, kebencian, sikap yang memberontak. Sikap-sikap tersebut menyebarkan racun yang berbisa, yang akan dapat mempengaruhi seluruh kehidupan saudara. Akibatnya, saudara akan mengalami banyak masalah emosional yang membingungkan dan mungkin juga penyakit jasmani. Jangan sekali-kali mengijinkan dirimu untuk terus memikirkan hal-hal tersebut.
Ambillah suatu keputusan tegas dengan kehendak saudara sendiri, dan usirlah semua hal itu dari diri saudara. Katakan dengan penuh keyakinan: “Kubuang segala kepahitan, kejengkelan, kebencian, dan sikap yang memberontak.” Banyak orang yang akhirnya sembuh dari kebiasaan mabuk (minum alkohol secara berlebihan) pernah menerima nasihat:
“Jangan ijinkan dirimu untuk bersikap jengkel. Biaya yang harus kaubayar untuk itu terlalu mahal bagimu.”
Benar. Tak seorang pun kita yang cukup kaya untuk membayar kerugian akibat sikap kejengkelan. Karena racunnya sungguh mematikan.
*Prayer Response
Terima kasih, Yesus, untuk karya-Mu di kayu salib. Aku mengampuni setiap orang yang pernah menolak diriku, dan aku tanggalkan semua kepahitan, kejengkelan, kebencian, dan sikap yang memberontak. Ku-deklarasikan bahwa Yesus telah menanggung ketertolakanku, supaya diriku diterima oleh-Nya bersama Allah Bapa. Amin.
Kode: WD-B097-145-IND