Penyelidikan Roh Kudus

Derek Prince
*First Published: 2008
*Last Updated: Maret 2026
2 min read
Langkah pertama untuk mengatasi rasa ketertolakan adalah, kita sendiri harus menyadari dahulu adanya masalah tersebut. Sekali kita menyadarinya, kita pasti dapat mengatasinya. Dan ternyata ada banyak sekali orang yang juga mengalami masalah itu. Tuhan sendiri akan menolong saudara untuk menyadari hal itu. Baiklah, saya memberikan sebuah contoh yang praktis.
Semasa Perang Dunia II saya menjadi pembantu medis yang bekerja untuk pasukan tentara yang bertugas di gurun Afrika Utara. Saya menjadi pembantu seorang dokter yang sungguh brilyan. Pada suatu hari kami harus melayani prajurit yang terkena pecahan peluru. Ia dibawa masuk barak perawatan dan di bahunya terlihat sebuah lubang hitam yang kecil. Saya mulai membantu sang dokter dan bertanya kepadanya: “Apakah akan kuambilkan perban untuk membalut lukanya?”
Dokter berkata: “Jangan, berikan alat tusuk itu saja.” Maka saya pun mengambil alat kecil yang terbuat dari bahan perak itu, memberinya kepadanya, lalu dokter memasukkan alat tusuk itu dan menggerak-gerakkannya di dalam lukanya. Mula-mula tidak ada reaksi apa-apa. Tetapi sesaat kemudian alat tusuk itu mengenai pecahan peluru itu, dan pasiennya pun mengaduh. Rupanya, sumber permasalahannya sudah ditemukan dokter.
Saya bertanya lagi, apakah harus membawakan perban untuk pembalutnya. Tetapi dokter menjawab: “Jangan, berikan alat pencapit.” Lalu ia memasukkan pencapit itu dan menarik keluar pecahan pelurunya. Baru sesudah itulah ia setuju lukanya diperban.
Apabila yang masih ada sesuatu di dalam lukanya, orang itu tak akan sembuh, bahkan akan timbul infeksi kalau kita menutupi luka itu dengan perban begitu saja. (Perban di sini menggambarkan hal-hal agamawi yang sering kita lakukan untuk menutup-nutupi sebuah luka.) Tetapi apabila kita membuka diri untuk Roh Kudus, Dialah yang dapat menyingkapkan akar permasalahannya. Apabila Roh Kudus mulai menusuk sehingga terkena “pecahan pelurunya”, boleh saja saudara mengaduh. Tetapi sebaiknya jangan melawan Dokter ini. Mintalah Dia untuk mengeluarkan masalahnya memakai alat pencapitnya. Sesudah itulah Tuhan dapat memberi obat yang benar-benar bisa menyembuhkan, bukan hanya sesuatu untuk tambal sulam buat sementara waktu.
*Prayer Response
Terima kasih, Yesus, untuk karya-Mu di kayu salib. Ku-deklarasikan, kubuka diriku kepada Roh Kudus untuk menyelidiki hatiku dan menemukan apa saja penyebab permasalahanku. Yesus telah menanggung ketertolakanku, supaya diriku diterima oleh-Nya bersama Allah Bapa. Amin.
Kode: WD-B097-143-IND