Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Obat Penawar untuk Ketertolakan

            Obat Penawar untuk Ketertolakan

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Rasa sakit akibat penolakan dapat membuat hati kita hancur dan menghalangi kita untuk benar-benar menerima atau menyampaikan kasih. Namun, Allah menyediakan solusi yang indah melalui Salib Kristus, membuka jalan bagi kita untuk dipulihkan sepenuhnya dan diterima oleh-Nya.

            Kurasa akibat utama dari ketertolakan adalah bahwa akhirnya kita, manusia, tidak mampu menerima atau pun memperlihatkan cinta kasih. Tidak seorang pun di antara kita yang mampu untuk menyatakan cinta kasih, kecuali kita sendiri pernah menerima atau merasakan cinta kasih itu terlebih dulu.

            Inilah yang dikatakan oleh Rasul Yohanes dalam PB, ketika ia menulis:

            “Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita” (1Yohanes 4:19).

            Saya tidak yakin apakah ada orang yang mampu mengasihi orang lain, sebelum ia lebih dahulu mengalamai dikasihi. Jadi, orang yang belum pernah menerima (mengalami) cinta kasih memang tidak mampu juga untuk mengekspresikan cinta kasih.

            Sesudah akibat utama itu, akibat lainnya dari ketertolakan adalah cara orang-orang pada umumnya bereaksi apabila mereka tertolak. Ada tiga cara orang bereaksi terhadap penolakan: pertama, menyerah kalah; kedua, bertahan saja; dan ketiga, melawan. Memang ada tiga cara untuk bereaksi, tetapi semuanya mempunyai titik persamaan. Masing-masing cara itu sesungguhnya bersifat bela diri, karena tujuannya adalah supaya tidak ada yang tahu rasa sakit (hati) yang dirasakan. Ketiga-tiganya bukan jalan keluar yang positif. Hanya Tuhan yang menyediakan jalan keluar yang positif.

            Di Yesaya 61:1 kita membaca sebuah janji yang akhirnya diwujudkan melalui kedatangan Yesus, Sang Juruselamat:

            “Roh Tuhan ALLAH ada padaku, oleh karena TUHAN telah mengurapi aku; Ia telah mengutus aku untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang sengsara, dan merawat orang-orang yang remuk hati, untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan kepada orang-orang yang terkurung kelepasan dari penjara”.

            Tuhan sendiri menyediakan obat penawar untuk ketertolakan, dan untuk itu Ia menggenapi janji di atas. Obat penawar itu dapat diperoleh melalui Yesus dan kayu salib. Bahkan sebelum menciptakan alam semesta ini, Tuhan sudah mempunyai sebuah rencana yang abadi: agar kita semua dapat menjadi anak-anak-Nya, putra-putri-Nya. Ketika Yesus memikul dosa-dosa anak manusia dan menderita ketertolakan kita, sesungguhnya Ia membuka jalan supaya anak-anak manusia (kita) boleh diterima oleh Tuhan. Dan penerimaan Tuhan itulah yang lebih penting dari segalanya.

            *Prayer Response

            Terima kasih, Yesus, untuk karya-Mu di kayu salib. Ku-deklarasikan, kini aku telah melepaskan diri dari semua akibat ketertolakanku dan menerima obat penawar yang disediakan Tuhan bagiku dalam sosok Yesus Kristus, Sang Juruselamat. Ku-deklarasikan bahwa Yesus telah menanggung ketertolakanku, supaya diriku diterima oleh-Nya bersama Allah Bapa. Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Obat Penawar untuk Ketertolakan has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-142-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan