Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Menolong Umat Pilihan Tuhan

            Menolong Umat Pilihan Tuhan

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Harga mengorbankan kenyamanan kita demi orang lain bisa terasa sangat berat, sampai kita memandangnya melalui apa yang Yesus tanggung di atas Kayu Salib. Pelajarilah bagaimana ketidaknyamanan pribadi kita menjadi layak dijalani ketika tujuannya adalah menolong orang-orang pilihan Allah memperoleh keselamatan dan kemuliaan yang kekal.

            Ketika kami masih tinggal di Israel, bersama dengan istriku saya pernah menolong dua wanita Yahudi yang baru saja melarikan diri dari negara komunis, Uni Soviet. Dalam artian tertentu kedua wanita itu benar-benar memelas keadaannya dan mereka sungguh-sungguh berharap kepada pertolongan kami. Kami berdua cukup banyak bersusah payah untuk menolong mereka, dan puji Tuhan akhirnya kami berhasil.

            Pada suatu hari saya bersusah payah mendaki sebuah gunung di daerah kota Haifa untuk memberi pertolongan kepada mereka, dan saya sedikit menggerutu dalam hatiku, sebab siang itu cuaca panas terik. Sebenarnya kedua wanita itu belum pernah bersikap kurang berterima kasih. Tetapi dalam hati aku berpikir, berat juga semua yang perlu dilakukan untuk menolong kedua wanita itu. Lalu tiba-tiba Tuhan mengingatkan saya akan ayat yang berikut ini. Saya tidak ingat di mana ayat itu dalam Alkitab, tetapi kata-katanya dapat ku ingat begitu saja:

            “Karena itu aku sabar menanggung semuanya itu bagi orang-orang pilihan Allah, supaya mereka juga mendapat keselamatan dalam Kristus Yesus dengan kemuliaan yang kekal.” (2 Timotius 2:10)

            Sejak mendapatkan pengalaman tersebut, saya mulai menyadari bahwa apa yang saya lakukan itu belum apa-apa dibandingkan apa yang dilakukan Yesus ketika tergantung di kayu salib itu. Memang, saya dibuat repot oleh situasi kedua orang perempuan itu, tetapi kerepotan yang kualami itu tidak ada artinya. Padahal tujuan yang hendak dicapai adalah untuk menolong orang-orang pilihan Tuhan untuk memperoleh keselamatan dan kemuliaan yang kekal.

            Semua orang Kristen perlu menyisihkan lebih banyak waktu untuk merenungkan dan memikirkan kata kemuliaan itu. Karena ke situlah tujuan kita semua. Percayalah, saudara, sekalipun harganya tidak murah, harga itu sangat layak. Kadang-kadang untuk itu kita harus berkorban dan berhenti “menyembah” dua idola manusia zaman modern, yaitu kenikmatan dan kenyamanan.

            Memang terkadang kita harus direpotkan dan berkorban, tetapi jika kita dapat melihat apa saja yang akan dihasilkannya, di kemudian hari kita akan melihat orang-orang menikmati kemuliaan juga karena hal-hal yang pernah kita lakukan bagi mereka. Itulah sesungguhnya hal yang memotivasi Yesus. Ia tidak melakukannya bagi diri sendiri, melainkan untuk membawa banyak putra Allah kepada kemuliaan.

            *Prayer Response

            Terima kasih, Yesus, untuk karya-Mu di kayu salib. Ku-deklarasikan, demi membawa keselamatan bagi semua umat pilihan Allah, sama seperti Yesus aku akan juga menjauhi dua berhala, yaitu kenikmatan dan kenyamanan. Yesus telah menanggung rasa malu yang ku alami, supaya diriku dapat ambil bagian dalam kemuliaan-Nya. Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Menolong Umat Pilihan Tuhan has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-138-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan