Menikmati Berkat

Derek Prince
*First Published: 2008
*Last Updated: Maret 2026
2 min read
Mari kita mempelajari kembali daftar kutuk-kutuk yang tertera di kitab Ulangan pasal 28. Cobalah saudara membaca kembali seluruh pasal ini, dan pikirkanlah apakah saat ini saudara sedang menikmati berkat atau sedang menderita karena suatu kutukan. Jika kita benar anak-anak Tuhan yang telah ditebus kembali, sesungguhnya kutuk-kutuk itu tidak dialami lagi, tetapi sebaliknya berkat-berkat-lah yang kita dapatkan. Mari kita sekarang memperhatikan secara khusus, berkat-berkat dan kutuk-kutuk yang berkenaan kekayaan dan kemiskinan:
“Jika engkau tidak mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan tidak melakukan dengan setia segala pereintah dan ketetapan-Nya, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka segala kutuk ini akan datang kepadamu dan mencapai engkau. … Terkutuklah bakulmu dan tempat adonanmu … sehingga engkau meraba-raba pada waktu tengah hari, seperti seorang buta meraba-raba di dalam gelap; perjalananmu tidak akan beruntung … Karena engkau tidak mau menjadi hamba kepada TUHAN, Allahmu, dengan sukacita dan gembira hati walaupun kelimpahan akan segala-galanya, maka dengan menanggung lapar dan haus, dengan telanjang dan kekurangan akan segala-galanya engkau akan menjadi hamba kepada musuh yang akan disuruh TUHAN melawan engkau. Ia akan membebankan kuk besi ke atas tengkukmu, sampai engkau dipunahkannya.”
(Ulangan 28:15, 17, 29, 47–48)
Kehendak Tuhan dinyatakan di dalam ayat 47, bahwa sebagai umat-Nya kita harus mengabdi kepada Tuhan, Allah kita, dengan “sukacita dan gembira hati” dalam “kelimpahan akan segala-galanya”. Kelimpahan merupakan kata yang begitu indah yang seringkali disebutkan dalam Alkitab. Artinya, kita mempunyai segala sesuatu yang kita perlukan, dan bahkan lebih dari itu. Masih ada sisa berkat juga untuk orang-orang lain. Jadi, sesungguhnya Tuhan menginginkan agar umat-Nya mengabdi kepada-Nya dengan sukacita dan hati yang gembira, mengingat segala kelimpahan yang diberikan-Nya.
*Prayer Response
Terima kasih, Yesus, untuk karya-Mu di kayu salib. Ku-deklarasikan, dengan penuh sukacita dan hati yang gembira aku akan mengabdi kepada Yesus sehingga mendapat kelimpahan dalam segala perkara. Sebab Yesus telah menanggung kemiskinanku supaya diriku mendapat bagian dalam kekayaan-Nya yang melimpah. Amin.
Kode: WD-B097-133-IND