Kepedulian terhadap Orang-orang Miskin

Derek Prince
*First Published: 2008
*Last Updated: Maret 2026
2 min read
Kemarin kita telah melihat empat motivasi yang keliru mengenai uang. Masih ada satu lagi sikap yang harus benar-benar kita hindari, yaitu sikap yang salah terhadap orang-orang miskin. Alkitab tiada henti-hentinya memperingatkan kita supaya jangan sekali-kali memandang remeh atau mengeksploitir atau “memanfaatkan” orang miskin.
Ada cukup banyak ayat dalam Alkitab mengenai topik ini, tetapi kita hanya akan melihat beberapa ayat saja dari kitab Amsal:
“Siapa menghina sesamanya berbuat dosa, tetapi berbahagialah orang yang menaruh belas kasihan kepada orang yang menderita.” (Amsal 14:21)
“Siapa yang menaruh belas kasihan kepada orang yang lemah, memiutangi TUHAN, yang akan membalas perbuatannya itu.” (Amsal 19:17)
“Siapa menutup telinganya bagi jeritan orang lemah, tidak akan menerima jawaban, kalau ia sendiri berseru-seru.” (Amsal 21:13)
“Siapa memberi kepda orang miskin tak akan berkekurangn, tetapi orang yang menutup matanya akan sangat dikutuki.” (Amsal 28:27)
“Orang benar mengetahui hak orang lemah, tetapi orang fasik tidak mengertinya.” (Amsal 29:7)
Menurut ayat-ayat di atas, dan banyak lagi ayat yang lain seperti itu, kita diingatkan akan tanggung jawab besar yang kita miliki untuk sungguh mempedulikan keadaam serta kebutuhan orang-orang miskin. Salah satu tandanya orang yang “benar” adalah bahwa ia mempedulikan nasib orang-orang miskin. Sebaliknya, tandanya orang yang jahat adalah bahwa ia hanya mengalihkan mata (perhatian) dari kesusahan orang yang miskin.
Selanjutnya, ada janji yang diberikan kepada orang yang mempedulikan dan menolong orang-orang miskin. Apabila kita memberi kepada orang-orang miskin, sesungguhnya kita telah memberi pinjaman kepada Tuhan. Dan pada waktu Tuhan membayar kembali pinjaman yang kita berikan, Ia tak pernah lupa untuk menambahkan bunga atas pinjaman itu!
*Prayer Response
Terima kasih, Yesus, untuk karya-Mu di kayu salib. Ku-deklarasikan, aku akan memikirkan kebutuhan orang-orang miskin, dan aku akan perduli terhadap mereka. Sebab Yesus telah menanggung kemiskinanku, supaya diriku mendapat bagian dalam kekayaan-Nya yang melimpah. Amin.
Kode: WD-B097-132-IND