Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Memenuhi Persyaratan-persyaratan Tuhan

            Memenuhi Persyaratan-persyaratan Tuhan

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Menerima kelimpahan dari Allah bukanlah soal memperoleh kasih karunia-Nya dengan usaha kita, melainkan tentang memenuhi syarat-syarat-Nya melalui iman. Kita harus memeriksa hati kita, terutama sikap kita terhadap uang, agar kita benar-benar kaya di hadapan Allah.

            Ada dua hal yang harus bisa kita bedakan, yaitu menerima kasih karunia sebagai sesuatu yang di”upayakan” (hal ini sesungguhnya tidak mungkin) dan memenuhi persyaratan yang diperlukan (suatu kewajiban). Perbedaan ini penting dan juga sangat masuk akal. Manusia tidak mungkin “bekerja” untuk mendapatkan kelimpahan dari Tuhan, karena kelimpahan itu hanya diberikan sebagai suatu kasih karunia (atau anugerah) semata-mata. Di sisi lain, kita juga diwajibkan untuk memenuhi persyaratan-persyaratan yang telah ditetapkan Tuhan untuk dapat menerima kelimpahan-Nya dengan iman. Jika kita tidak memenuhi persyaratan-persyaratan tersebut, iman kita tidak mempunyai dasar berpijak (yang sesuai dengan Alkitab). Untuk memenuhi persyaratan Tuhan motivasi dan sikap hati kita harus benar. Sebaiknya kita semua memeriksa baik-baik motivasi kita, terutama mengenai hal mendapatkan keuntungan.

            Ada juga motivasi yang kurang baik berkenaan uang. Antara lain: (1) meng-idola-kan kekayaan

            “keserakahan … sama dengan penyembahan berhala” (Kolose 3:5); “Karena akar segala kejahatan adalah cinta uang” (1 Timotius 6:10)

            (2) mengejar kekayaan dengan cara-cara yang berdosa

            “Seperti ayam hutan yang mengerami yang tidak ditelurkannya, demikianlah orang yang menggaruk kekayaan secara tidak halal” (Yeremia 17:11)
            (lihat juga Amsal 28:8)

            (3) terlalu mengandalkan kekayaan untuk kesejahteraan dan ketenteraman hati kita

            “Siapa yang mempercayakan diri kepada kekayaannya akan jatuh” (Amsal 11:28); “Janganlah orang kaya bermegah karena kekayaannya” (Yeremia 9:23)

            (4) memakai kekayaan untuk keuntungan sendiri dan hal-hal yang sifatnya mementingkan diri

            “Ada yang menghemat secara luar biasa, namun selalu berkekurangan” (Amsal 11:24).

            Dalam Lukas 12:16-21 Yesus menceritakan suatu perumpamaan mengenai orang kaya yang membangun lumbung yang lebih besar untuk menyimpan hasil buminya. Tetapi Tuhan kemudian berkata kepada orang itu:

            “Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil daripadamu” (ayat 20).

            Lalu Yesus masih menambahkan lagi kata-kata yang berikut:

            “Demikianlah jadinya dengan orang yang mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri, jikalau ia tidak kaya di hadapan Allah” (ayat 21).

            Kita diarahkan supaya pertama-tama menjadi kaya di hadapan Tuhan, dengan memberikan perpuluhan dan kurban-kurban persembahan kita kepada Tuhan untuk pelebaran kerajaan-Nya.

            *Prayer Response

            Terima kasih, Yesus, untuk karya-Mu di kayu salib. Ku-deklarasikan, sambil memenuhi persyaratan Tuhan, dengan iman aku menerima kelimpahan-Nya atas diriku. Sebab Yesus telah menanggung kemiskinanku, supaya aku mendapat bagian dalam kekayaan-Nya yang melimpah. Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Memenuhi Persyaratan-persyaratan Tuhan has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-131-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan