Kasih Karunia Tuhan di Bidang Keuangan

Derek Prince
*First Published: 2008
*Last Updated: Maret 2026
2 min read
Ada tiga prinsip dasar yang mengatur kasih karunia Tuhan dan bagaimana kasih karunia itu bekerja.
Yang pertama, kasih karunia tak dapat diperoleh sebagai upah dari suatu perbuatan: sebaliknya juga begitu, apapun juga, jika diperoleh sebagai upah dari sesuatu jelas bukanlah kasih karunia:
“Tetapi jika hal itu terjadi karena kasih karunia, maka bukan lagi karena perbuatan [yang menghasilkan upah atau imbalan], sebab jika tidak demikian, maka kasih karunia itu bukan lagi kasih karunia.”
(Roma 11:6)
Berpegang kepada prinsip ini, sebagian besar orang-orang yang “agamawi” sesungguhnya tidak memperoleh kasih karunia Tuhan. Mengapa? Karena mereka berpikir bahwa mereka akan memperolehnya sebagai hasil/ upah dari amal perbuatan mereka.
Yang kedua, kasih karunia itu hanya datang dari satu sumber saja:
“Sebab hukum Taurat diberikan oleh Musa, tetapi kasih karunia dan kebenaran datang oleh Yesus Kristus”
(Yohanes 1:17). Kasih karunia dalam bentuk apapun hanya bisa datang kepada kita melalui Yesus Kristus.
Yang ketiga, hanya ada satu cara untuk memperoleh kasih karunia Tuhan, yaitu dengan menaruh iman. Kebenaran ini diperlihatkan oleh tiga ungkapan yang secara berturut-turut tertulis di Efesus 2:8–9:
“Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman … itu bukan hasil pekerjaanmu [upah kita].”
Prinsip ini berlaku dalam banyak bidang kehidupan yang lain, namun sedikit sekali orang Kristen yang menyadari bahwa prinsip ini terutama berlaku di bidang keuangan dan perkara materi.
Secara spesifik Alkitab memperingatkan terhadap sikap yang kurang bertanggung jawab, kemalasan, dan ketidak-jujuran.
(Amsal 10:4)
(Amsal 24:30-34)
(Efesus 4:28)
Selama kita masih saja berdosa dalam hal-hal ini, kita tidak berhak mengharapkan kasih karunia akan terjadi dalam urusan keuangan kita. Oleh sebab itu, sebagai umat Kristen kita harus tetap berlaku jujur, bekerja keras dan bertanggung jawab.
*Prayer Response
Terima kasih, Yesus, untuk karya-Mu di kayu salib. Ku-deklarasikan, di kayu salib Yesus telah menyerap seluruh kemiskinanku dan melimpahkan kasih karunia Tuhan atasku di bidang keuangan dan materi. Sebab Yesus telah menanggung kemiskinanku, supaya diriku mendapat bagian dalam kekayaan-Nya yang melimpah. Amin.
Kode: WD-B097-130-IND