Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Menguras Habis Kutuknya

            Menguras Habis Kutuknya

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Sebuah pewahyuan yang kuat dari Roh Kudus menunjukkan bagaimana Yesus telah menanggung sepenuhnya setiap aspek kutuk kemiskinan di atas kayu salib. Ia mengambil kelaparan, kehausan, ketelanjangan, dan kekurangan kita, supaya kita dapat menerima berkat kemakmuran Abraham dalam segala hal.

            Yesus telah menanggung kutuk kemiskinan, yang digambarkan dalam keadaan yang paling menyedihkan di Ulangan 28:48:

            “Maka dengan menanggung lapar dan haus, dengan telanjang dan kekurangan akan segala-galanya kau akan menjadi hamba kepada musuh yang akan disuruh TUHAN melawan engkau.”

            Sekian tahun yang lalu saya berkhotbah tentang bagaimana Tuhan menyediakan segala keperluan kita di bidang keuangan. Tiba-tiba saya mendapatkan suatu pewahyuan dari Roh Kudus yang menyampaikan jauh lebih banyak daripada yang terdapat dalam rangka khotbah yang sudah kupersiapkan.

            Ketika saya berdiri di depan jemaat dan berbicara kepada mereka, dalam pikiranku tiba-tiba aku melihat Yesus sedang tergantung di kayu salib. Saya melihat-Nya di kayu salib dalam keadaan yang begitu mengenaskan, seperti digambarkan dalam Alkitab. Lalu, satu demi satu, Roh Kudus mulai menunjukkan kepada saya empat aspek dari kutuk kemiskinan itu, dan memperlihatkan bahwa Yesus benar-benar “menguras habis” seluruh kutuk itu dengan segala aspeknya.

            Pertama, Yesus merasa lapar – Ia belum sempat makan selama 24 jam ketika dibawa ke tempat penyaliban. Kedua, Ia merasa haus – salah satu dari ucapan-ucapan-Nya yang terakhir di kayu salib itu adalah:

            “Aku haus.”

            Ketiga, Ia dalam keadaan telanjang bulat – para tentara Romawi itu melucuti seluruh pakaian dan mengundi jubah-Nya di antara mereka sendiri. Keempat, Ia kekurangan dalam segala-galanya – Ia tidak punya jubah untuk menutupi tubuh-Nya, dan juga tidak punya tempat pemakaman yang diperlukan.

            Yesus tidak mempunyai apa-apa lagi. Mengapa harus demikian? Sesuai dengan rencana Allah, kutuk kemiskinan telah benar-benar “dikuras habis” oleh-Nya demi kita.

            Semula saya belum menyadari benar apa yang dinyatakan Roh Kudus kepada saya itu. Tetapi setelah kuingat kembali, saya pikir Tuhan telah memberi saya pewahyuan ini, supaya iman saya akan kemakmuran yang Tuhan sediakan akan benar-benar mantap.

            Dalam transaksi penukarannya yang benar-benar bersifat final, Yesus meng”habis”kan kutuk kemiskinannya, supaya pada gilirnya kita boleh menerima berkat Abraham yang diberkati Tuhan “dalam segala hal”:

            “dalam segala hal” (Kejadian 24:1)

            yang dibagi-bagikan oleh Roh Kudus sebagai Pengelolanya.

            *Prayer Response

            Terima kasih, Yesus, untuk karya-Mu di kayu salib. Ku-deklarasikan, Engkau telah menguras habis kutuk kemiskinan yang menimpa diriku dalam segala bidang. Sebab kutahu Yesus telah menanggung kemiskinanku, supaya diriku mendapat bagian dalam kekayaan-Nya yang melimpah. Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Menguras Habis Kutuknya has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-127-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan