Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Pengelola Berkat

            Pengelola Berkat

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Kisah hamba Abraham dalam Perjanjian Lama mengungkapkan peran penting Roh Kudus dalam kehidupan orang percaya saat ini. Dialah satu-satunya yang mengatur warisan kita dari Allah Bapa, dan hanya melalui Dia kita dapat menerima setiap berkat yang dijanjikan di dalam Kristus.

            Roh Kudus-lah pengelola dan pengurus dari seluruh warisan “berkat Abraham”

            “Galatia 3:14”

            Di Kejadian pasal 24 kita membaca suatu kisah yang indah untuk mengungkapkan fakta ini. Kisah itu bercerita bagaimana caranya Abraham mempersunting seorang pengantin perempuan buat putranya, Ishak. Kisah ini merupakan suatu cerita sederhana namun menarik sekali. Di dalam cerita ini terdapat empat tokoh utama. Tiga di antaranya ialah: Abraham, yang melambangkan Allah Bapa; Ishak, putra Abraham yang menggambarkan Yesus, Putra tunggal Allah; dan Ribkah, calon pengantin perempuan yang menggambarkan gereja / umat Allah (yaitu pengantin perempuan Kristus). Namun masih ada satu lagi, dan beliaulah tokoh utama yang menentukan. Tokoh cerita itu tidak lain adalah pelayan tanpa nama, yang sesungguhnya menggambarkan Roh Kudus. Apabila kita membaca pasal ini dengan mengingat empat tokoh cerita tersebut, ada begitu banyak kebenaran yang akan diungkapkan kepada kita (bahkan hampir tak ada batasnya).

            Perhatikan pada permulaan pasal itu dikatakan, semua harta benda Abraham berada di bawah kekuasaan hamba tersebut. Ialah pengelola seluruh tanah milik bapa Abraham dan anaknya, Ishak. Begitulah juga dengan Roh Kudus. Ia merupakan pengelola seluruh milik Allah. Kita semua sesungguhnya adalah ahli waris Tuhan dan rekan pewaris bersama Yesus Kristus. Namun pengelola warisan kita adalah Roh Kudus. Terlepas dari Roh Kudus, kita takkan dapat menerima atau menikmati warisan itu.

            Apabila Alkitab berbicara mengenai warisan kita sebagai keturunan Abraham, maksudnya khusus dalam hal menerima apa yang dijanjikan oleh Roh, karena hanya Dialah yang dapat membawa kita kepada seluruh berkat warisan itu. Berkat Abraham adalah “di dalam segala hal”

            “Kejadian 24:1”

            Namun pengurus berkat itu adalah Roh Kudus. Itulah sebabnya dalam kitab Galatia Paulus khususnya bicara mengenai hal menerima apa yang dijanjikan oleh Roh itu.

            *Prayer Response

            Terima kasih, Yesus, untuk karya-Mu di kayu salib. Ku-deklarasikan, Roh Kudus adalah pengurus warisanku, dan aku akan menerima apa yang dijanjikan Roh Kudus – yaitu “berkat Abraham” dalam segala perkara -- sebab Yesus telah terkutuk supaya diriku dapat menerima berkat yang tersedia. Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Pengelola Berkat has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-124-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan