Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Ditebus/Diselamatkan dari Kutuk

            Ditebus/Diselamatkan dari Kutuk

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Di atas kayu salib, terjadi suatu pertukaran kudus yang tidak pernah dapat dilihat oleh mata jasmani kita. Kristus menanggung kutuk Hukum Taurat yang seharusnya kita tanggung, sehingga kita dapat menerima berkat yang dijanjikan kepada Abraham melalui iman kepada-Nya.

            Mari kita menyimak sifat dan cakupan dari penebusan/ penyelamatan yang boleh kita alami melalui Kristus. Ayat kita untuk hari ini adalah Galatia 3:13-14:

            “Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: ‘Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!’ Yesus Kristus telah membuat ini, supaya di dalam Dia berkat Abraham sampai kepada bangsa-bangsa lain, sehingga oleh iman kita menerima Roh yang telah dijanjikan itu.”

            Di sini yang dimaksudkan Paulus adalah hukum Musa, yang secara rinci dijabarkan dalam kitab Ulangan. Di dalam kitab undang-undang tersebut Tuhan berkata, siapapun yang dihukum mati dengan digantung pada sebuah tiang adalah orang yang terkutuk. (Istilah tiang di sini menunjuk kepada sebatang kayu yang berbentuk salib.) Bukti bahwa seseorang berada di bawah suatu kutuk adalah bahwa ia terlihat digantung pada sebatang kayu.

            Kristus telah dijadikan suatu kutuk bagi kita (anak manusia) untuk menyelamatkan kita dari kutuk hukum Taurat. Hal ini diperagakan secara kasat mata ketika Ia tergantung di kayu salib. Memang Ia harus dijadikan suatu kutuk, karena semua dosa dan pemberontakan manusia terhadap Allah harus diganjar dengan suatu kutukan ilahi.

            Di kayu salib sesungguhnya terjadi sesuatu yang sangat misterius, sebuah transaksi pertukaran yang diatur dari surga – sesuatu yang tak terdeteksi oleh mata jasmani, tetapi hanya dapat dilihat karena pewahyuan Allah melalui Roh Kudus dan Alkitab. Kristus telah dijadikan suatu kutuk. Ia menerima kutuk itu ditimpakan kepada-Nya, karena dosa dan pemberontakan manusia.

            Demikian juga sebaliknya, dengan beriman pada-Nya kita dapat menerima berkat yang diakibatkan kepatuhan-Nya yang tidak ternoda oleh dosa.

            *Prayer Response

            Terima kasih, Yesus, untuk karya-Mu di kayu salib. Ku-deklarasikan, Kristus telah menjadi suatu kutuk untuk melepaskan diriku dari kutuk hukum Taurat. Yesus terkutuk supaya diriku dapat menerima berkat yang tersedia. Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Ditebus/Diselamatkan dari Kutuk has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-121-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan