Tersembunyi bersama Kristus

Derek Prince
*First Published: 2008
*Last Updated: Maret 2026
2 min read
Pada waktu kita pertama kali dihadapkan dengan kayu salib, biasanya kita akan berkelit mundur. Tetapi sesungguhnya salib Yesus merupakan pintu masuk menuju suatu tempat rahasia yang tak bakal bisa ditemukan oleh binatang dan tak dapat dilihat oleh burung dan selebihnya dari mahluk lainnya pun tidak tahu.
(Lihat Ayub 28:7-8.)
Karena tempat rahasa itu adalah alam roh. Paulus berkata:
“Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah. Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi. Sebab kamu telah mati dan hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah. Apabila Kristus, yang adalah hidup kita, menyatakan diri kelak, kamu pun akan menyatakan diri bersama dengan Dia dalam kemuliaan.”
(Kolose 3:1–4 niv)
Kalimat kuncinya, yaitu “hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah” sesungguhnya tidak berbicara mengenai alam baka nanti, melainkan alam kehidupan yang sekarang ini. Tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah artinya, berada di tempat yang rahasia.
Rahasianya adalah bahwa ketika Yesus mati, Ia tidak mati bagi diri sendiri. Ia mati mewakili anak-anak manusia, dan memikul dosa dan hukumannya untuk kita.
Sesuai dengan pemahaman kita akan Alkitab dalam iman, kita mengetahui bahwa ketika Yesus mati dan dibangkitkan, sesungguhnya kita juga mati dan dibangkitkan dari kematian. Kita juga menjalani kematian memasuki suatu alam di mana indera manusia tidak berfungsi dan makhluk ciptaan tidak dapat menangkapnya.
Kita berada di dalam Kristus dan kita berada di dalam Tuhan. Tiada sesuatu yang dapat menjangkau kita, kecuali melalui Tuhan dan melalui Kristus. Kita hidup di dunia ini di dalam daging, tetapi kehidupan kita sesungguhnya bukan dalam dunia yang kasat mata ini.
Boleh jadi kita mengalami banyak kesulitan dan tekanan di dalam bejana tanah liat ini, tetapi sesungguhnya kita memiliki suatu kehidupan yang bersifat abadi dan tidak bisa mati. Di sinilah kita memiliki rasa aman yang seutuhnya.
Apapun yang akan terjadi, di dalam Kristus kita berada di tempat rahasia dari Yang Mahatinggi, terlindung dari segala kerugian dan mara bahaya.
(Lihat Mazmur 91:1-2.)
Dan pintu menuju tempat rahasia itu adalah kayu salib.
*Prayer Response
Terima kasih, Yesus, karena karya-Mu di kayu salib. Ku-deklarasikan, melalui kayu salib aku telah masuk di dalam naungan perlindungan Allah yang Mahatinggi. Kini aku terlindung dari segala malapetaka dan mara bahaya, sebab Yesus sudah menjalani kematianku supaya diriku dapat menerima kehidupan-Nya. Amin.
Kode: WD-B097-117-IND