Penderitaan-Nya bagi Kita

Derek Prince
*First Published: 2008
*Last Updated: Maret 2026
2 min read
Dalam Yesaya pasal 53 kita mendapatkan suatu gambaran profetik mengenai penderitaan yang dialami oleh Yesus, dan nubuat itu tertulis lebih dari 700 tahun sebelumnya semua itu terjadi.
“Dia dianiaya, tetapi dia membiarkan diri ditindas dan tidak membuka mulutnya seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian; seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang yang menggunting bulunya, dia tidak membuka mulutnya. Sesudah penahanan dan penghukuman ia terambil, dan tentang nasibnya siapakah yang memikirkannya? Sungguh, ia terputus dari negeri orang-orang hidup, dan karena pemberontakan umat-Ku ia kena tulah. Orang menempatkan kuburnya di antara orang-orang fasik, dan dalam matinya ia ada di antara penjahat-penjahat, sekalipun ia tidak berbuat kekerasan dan tipu tidak ada dalam mulutnya” (Yesaya 53:7–9)
Rincian kejadian itu semuanya digenapkan secara akurat sekali dalam penderitaan serta kematian Yesus. Pertama, dalam kitab-kitab Injil diswbutkan hingga beberapa kali bahwa Yesus sama sekali tidak berusaha untuk menjawab para penuduh-Nya, membenarkan diri atau melakukan suatu pembelaan diri.
“(Lihat misalnya Markus 15:3-5.)”
Ia mati karena tuduhan yang tidak berdasar dan melalui suautu proses pengadilan yang tidak adil, dan akhirnya Ia “terputus dari negeri orang-orang hidup.”
Rincian mengenai proses penguburan-Nya pun akurat sekali:
“Ia dikuburkan bersama orang jahat; makamnya di tengah-tengah orang kaya” (BIMK).
“Orang jahat” ditulis dalam bentuk jamak, tetapi “orang kaya” dalam bentuk tunggal. Menurut sejarah, ketika Yesus diturunkan dari kayu salib itu ia sedianya akan dikuburkan dengan dua orang pencuri yang disalibkan di kiri-kanan-Nya, tetapi tahu-tahu Ia dikuburkan dalam makam seorang yang kaya, yaitu Yusuf dari Arimatea.
Yesaya menegaskan bahwa Yesus mati bukan karena dosa atau kesalahan-Nya sendiri. Ia sama sekali tidak bersalah, namun Ia mati karena dihukum sebagai penjahat.
*Prayer Response
Terima kasih, Yesus, karena karya-Mu di kayu salib. Ku-deklarasikan bahwa Engkau menderita dan mati bagiku – bahwa Yesus menjalani kematianku supaya diriku dapat menerima kehidupan-Nya. Amin.
Kode: WD-B097-114-IND