Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Kita akan Dibebaskan

            Kita akan Dibebaskan

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Apakah Anda lelah karena dosa terus menguasai hidup Anda dan rindu hidup dalam kebebasan yang telah Kristus peroleh di atas kayu salib? Pelajari langkah-langkah praktis untuk menganggap diri Anda telah mati terhadap dosa dan mempersembahkan tubuh Anda sebagai korban yang hidup bagi Allah.

            Sekarang kita akan mempelajari Roma 6:11-13. Itulah bagian lanjutan dari Resep kitab Roma, yaitu hal-hal praktis yang harus dikerjakan.

            Pertama, “anggaplah dirimu sudah mati” (ayat 11). Menurut Alkitab, sesungguhnya kita ini sudah mati – percayalah akan hal itu!

            “anggaplah dirimu sudah mati” (Roma 6:11)

            Paulus sendiri berkata:

            “Namun aku hidup, tetapi bukan aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku” (Galatia 2:20).

            Paulus memandang penyaliban Kristus dan kematian-Nya sebagai sesuatu yang telah dialaminya sendiri juga. Ia berpola pikir demikian dan demikian juga tutur katanya, dan ia menganggap begitulah kenyataannya. Kita pun harus berbuat demikian.

            Langkah yang kedua dan ketiga merupakan perintah yang sifatnya melarang: “Hendaklah dosa jangan berkuasa lagi di dalam tubuhmu yang fana” (ayat 12) dan “Janganlah kamu menyerahkan anggota-anggota tubuhmu kepaa dosa” (ayat 13). Dulu kita tak punya pilihan lain kecuali mengalah terhadap dosa. Sekarang kita mempunyai suatu pilihan. Di dalam diri kita sekarang ada suatu kekuatan baru yang lebih besar daripada kuasa dosa. Kita sudah dimerdekakan, dan dibenarkan.

            “Hendaklah dosa jangan berkuasa lagi di dalam tubuhmu yang fana” (Roma 6:12)
            “Janganlah kamu menyerahkan anggota-anggota tubuhmu kepaa dosa” (Roma 6:13)

            Tetapi sekarang kita harus menuruti kehendak kita. Apabila cobaan datang kita harus dengan tegas dan tanpa tawar menawar berkata: “Tidak! Tubuhku dan anggota-anggota tubuhku tidak akan kuserahkan! Aku tidak mau mengalah kepadamu, hai Iblis! Aku sekarang milik Yesus.”

            Langkah yang keempat bersifat positif: “Serahkanlah dirimu kepada Allah” (ayat 13). Tidak mungkin untuk tetap bebas dari dosa dengan bersikap independen. Kita harus memilih untuk mengabdi kepada Tuhan dan bukan kepada Iblis. Kita harus mempersembahkan diri kepada Tuhan sebagai kurban persembahan, dengan memberikan segala keberadaan serta segala milik kita, dan tak ada yang kita tahan untuk diri sendiri.

            “Serahkanlah dirimu kepada Allah” (Roma 6:13)

            Selanjutnya, Paulus berkata: “Serahkanlah anggota-anggota tubuhmu kepada Allah” (ayat 13). Serahkanlah setiap bagian tubuhmu kepada Tuhan, supaya Ia memakainya sekehendak hati-Nya bagi kemuliaan-Nya.

            “Serahkanlah anggota-anggota tubuhmu kepada Allah” (Roma 6:13)

            Pada akhirnya “kamu tidak akan dikuasai lagi oleh dosa” (ayat 14). Kita dibebaskan dari rasa malu, penghinaan, rasa tersiksa – yaitu semua akibat dari kejahatan. Kita akan benar-benar mengalami kelepasan, jika kita benar-benar mengikuti Resep kitab Roma – dengan menyatukan jatidiri kita dengan Yesus dalam kematian, penguburan serta kebangkitan-Nya dari kematian.

            “kamu tidak akan dikuasai lagi oleh dosa” (Roma 6:14)

            *Prayer Response

            Terima kasih, Yesus, untuk karya-Mu di kayu salib. Ku-deklarasikan, aku akan dibebaskan karena telah menyatu diri dengan Yesus. Karena Yesus dibiarkan menanggung dosaku supaya diriku dinyatakan benar oleh kebenaran-Nya. Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Kita akan Dibebaskan has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-112-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan