Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Pertukaran yang Jelas

            Pertukaran yang Jelas

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Alkitab mengatakan bahwa kebenaran kita sendiri bagaikan kain kotor, sama sekali tidak dapat diterima oleh Allah yang kudus. Pelajarilah tentang pertukaran agung yang Allah lakukan di atas Salib, di mana Yesus menanggung dosa kita supaya kita dapat dikenakan kebenaran-Nya yang sempurna.
            “Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah.” (2 Korintus 5:21)

            Yesus tidak mengenal dosa, tetapi Allah menjadikan Dia dosa karena kita (anak-anak manusia), supaya dalam Yesus kita boleh dibenarkan oleh Allah. Transaksi penukaran yang terjadi di situ cukup jelas: Yesus dijadikan dosa supaya kita dapat menjadi orang yang benar. Kita dibenarkan bukan karena kebenaran kita sendiri, tetapi karena kebenaran yang berasal dari Allah.

            Dalam Matius 6:33 Yesus bersabda:

            “Tetapi carilah dahulu kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.” (Matius 6:33)

            Satu-satunya kebenaran yang boleh diterima di surga adalah kebenaran yang berasal dari Allah yang diterima karena beriman akan Yesus Kristus. Di Yesaya 64:6 tertulis:

            “Demikianlah kami sekalian seperti seorang najis dan segala kesalehan kami seperti kain kotor.” (Yesaya 64:6)

            Dalam ayat ini tidak dikatakan bahwa segala dosa kita adalah seperti kain kotor. Tetapi segala kesalehan atau kebenaran kita adalah seperti kain kotor. Sekalipun kita berusaha keras untuk menjadi lebih agamawi – untuk menyenangkan Tuhan dan melayani Dia dengan kekuatan sendiri – semuanya itu seperti kain yang kotor. Kain yang kotor itu tidak pantas dipakai di istana surga. Tuhan menuntut supaya kita membuang semua “kesalehan” kita yang seperti pakaian kotor itu. Kita perlu berhenti bersandar kepada amal perbuatan baik dan kegiatan agamawi kita. Akuilah saja bahwa kita adalah orang berdosa. Kita harus percaya bahwa di kayu salib Yesus dijadikan dosa dengan kedosaan kita, supaya pada gilirnya kita dijadikan benar dengan kesalehan Dia.

            *Prayer Response

            Terima kasih, Yesus, untuk karya-Mu di kayu salib. Ku-deklarasikan, ku telah menanggalkan kebenaranku sendiri dan ku mencari kebenaran Allah sebagai gantinya, sebab Yesus telah menanggung dosaku supaya diriku dinyatakan benar oleh kebenaran-Nya. Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Pertukaran yang Jelas has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-106-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan