Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Kesembuhan bagi Semua Orang

            Kesembuhan bagi Semua Orang

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Pengorbanan Yesus di kayu salib menggenapi nubuat Yesaya dengan memikul kelemahan kita dan menanggung penyakit kita, sehingga kesembuhan fisik menjadi bagian yang kuat dari Injil. Kebenaran yang luar biasa ini merupakan cara penginjilan terbesar dalam Perjanjian Baru, menarik ribuan orang kepada Tuhan ketika orang percaya mendoakan orang sakit dan mereka disembuhkan.
            “Dan dengan sepatah kata Yesus mengusir roh-roh itu dan menyembuhkan orang-orang yang menderita sakit. Hal itu terjadi supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya: ‘Dialah yang memikul kelemahan kita dan menanggung penyakit kita.’ (Matius 8:16–17)”

            Injil Matius memakai dua buah kata untuk berbicara mengenai gangguan fisik: “kelemahan” [infirmities, dalam bahasa Inggris] dan “penyakit”. Yang dimaksudkan dengan kelemahan (infirmities) adalah hal-hal yang bisa mengganggu kita, seperti alergi atau sengatan lebah. Yang dimaksudkan dengan penyakit adalah penyakit yang sungguhan, misalnya penyakit kolera atau flu.

            Dalam Injil Matius dikatakan bahwa pelayanan Yesus yang menyembuhkan orang-oreang sakit merupakan suatu penggenapan dari nubuat Yesaya pasal 53, dan di Injil itu dijelaskan bahwa Yesus menyembuhkan semuanya. Mengapa demikian? Karena dalam rencana Allah yang kekal Yesus telah menampung semua penyakit dan menanggung semua penderitaan kita. Hal ini sungguh merupakan suatu berita gembira, suatu kabar baik! Sayang sekali umat Kristen sendiri tidak sungguh-sungguh percaya. Karena kalau begitu, pekerjaan penginjilan sebenarnya tidak sulit.

            Ketika saya pergi melakukan penginjilan di negara Pakistan, mata saya makin terbuka, karena 98 persen penduduk negeri itu adalah muslim. Tanpa banyak menyebarkan iklan, ternyata terkumpul paling sedikit 16.000 orang dalam pertemuan-pertemuan yang kami adakan. Mengapa? Karena kami mendoakan orang-orang sakit – dan mereka disembuhkan! Tidak semuanya tentunya, mungkin sebagian saja. Yang buta dapat melihat lagi, yang tuli dapat mendengar, yang lumpuh dapat berjalan. Percayalah kepadaku, tidak sulit untuk mendatangkan banyak orang, apabila benar-benar terjadi kesembuhan. Memang itulah metode nomor satu untuk menarik banyak orang dalam Perjanjian Baru.

            *Prayer Response

            Terima kasih, Yesus, untuk karya-Mu di kayu salib. Ku-deklarasikan, karena kurban Yesus kesembuhan Tuhan tersedia bagi semua orang, sebab Yesus telah menderita luka-luka supaya diriku disembuhkan. Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Kesembuhan bagi Semua Orang has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-104-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan