Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Mengucapkan Syukur

            Mengucapkan Syukur

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Kesepuluh orang kusta itu disembuhkan oleh Yesus, tetapi hanya satu yang menerima berkat penuh yang Allah sediakan baginya. Tindakan sederhananya mengucap syukur membuka mujizat kekal yang sama sekali tidak dialami oleh sembilan orang lainnya.

            Ada suatu kekuatan dahsyat yang terjadi ketika orang mengucapkan syukur. Ucapan syukur itu bukan saja mengaktifkan kuasa Allah yang mendatangkan mukjizat. Tetapi setelah kuasa Tuhan yang mendatangkan mukjizat itu diaktifkan, berkat-berkat yang diterima pun akan dimeteraikan melalui pengucapan syukur itu.

            “Ketika Ia memasuki suatu desa datanglah sepuluh orang kusta menemui Dia. Mereka tihnggal berdiri agak jauh dan berteriak: ‘Yesus, Guru, kasihanilah kami!’ Lalu Ia memandang mereka dan berkata: ‘Pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam-imam.’ Dan sementara mereka di tengah jalan mereka menjadi tahir. Seorang dari mereka, ketika melihat bahwa ia telah sembuh, kembali sambil memuliakan Allah dengan suara nyaring, lalu tersungkur di depan kaki Yesus dan mengucap syukur kepda-Nya. Orang itu adalah seorang Samaria. Lalu Yesus berkata: ‘Bukankah kesepuluh orang tadi semuanya telah menjadi tahir? Di manakah yang sembilan orang itu? Tidak adakah di antara mereka yang kembali untuk memuliakan Allah selain daripada orang asing ini?’ Lalu Ia berkata kepada orang itu: ‘Berdirilah dan pergilah, imanmu telah menyelamatkan engkau.’ (Lukas 17:12–19)”

            Semua penderita kusta yang sepuluh orang itu disembuhkan secara fisik. Tetapi ada sesuatu yang lebih yang dialami oleh orang yang datang kembali untuk mengucapkan terima kasih. Yesus berkata kepada orang itu: “Berdirilah dan pergilah, imanmu telah menyelamatkan engkau [imanmu telah membuatmu sehat].” Dalam bahasa Yunani istilah untuk “sehat” adalah sozo, yang juga berarti “menyelamatkan”. Sekali lagi, hampir selalu kata itu artinya lebih daripada suatu pertolongan Tuhan yang bersifat jasmani atau sementara saja. Kata itu adalah kata “keselamatan” yang mencakup semuanya itu.

            Ada suatu perbedaan penting mengenai semua penderita kusta tadi. Sembilan orang disembuhkan jasmaninya saja. Orang yang kesepuluh, yang kembali untuk mengucapkan terima kasih kepada Tuhan, bukan saja disembuhkan secara jasmani. Ia juga disembuhkan secara rohani – jiwanya diselamatkan. Hubungannya dengan Tuhan telah dipulihkan kembali dan kini akan bersifat kekal. Sembilan orang lainnya hanya menerima sebuah berkat yang bersifat parsial (sebagian) dan sementara saja. Tetapi orang yang kesepuluh itu menerima berkat yang total dan permanen. Apanya yang berbeda? Ia tidak lupa mengucapkan syukur.

            *Prayer Response

            Terima kasih, Yesus, untuk karya-Mu di kayu salib. Ku-deklarasikan, dengan mengucapkan syukur aku telah mendapatkan berkat yang sempurna dan kekal, dan Yesus telah menderita luka-luka supaya diriku disembuhkan. Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Mengucapkan Syukur has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-101-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan