Sangat Berkenan akan Bukit Sion

Derek Prince
*First Published: 2008
*Last Updated: Maret 2026
2 min read
Tuhan berkata bahwa berkumpulnya kembali bangsa Israel pada zaman kita ini merupakan sebuah panji-panji yang Tuhan naikkan untuk dilihat oleh bangsa-bangsa. Kejadian-kejadian di negeri Israel dan di Timur Tengah dewasa ini mendapat perhatian penuh dari seluruh dunia dan terus diliput oleh media. Tiga ribu tahun yang lalu peristiwa berkumpul kembalinya bangsa Israel ini ditandai dengan jelas pada jadwal kalendar profetik Tuhan. Berikut ini adalah salah satu perikop ayat yang menjelaskan hal itu:
“Engkau akan bangkit dan mengasihani Sion, saatnya sudah tiba untuk berbelas kasihan kepadanya. Sebab hamba-hamba-Mu mencintai dia, biarpun ia sudah menjadi reruntuhan. Mereka merasa kasihan kepadanya, walaupun ia sudah menjadi debu. Kuasa Tuhan akan ditakuti oleh bangsa-bangsa; dan keagungan-Nya disegani oleh semua raja, apabila TUHAN membangun Sion kembali, dan tampil dalam keagungan-Nya ... Tulislah semua perbuatan TUHAN untuk angkatan yang akan datang, supaya bangsa yang belum dilahirkan dapat memuji Dia.”
(Mazmur 102:14–17, 19, BIMK)
Kinilah waktu yang telah ditetapkan Tuhan untuk berbelas kasihan terhadap Sion dan untuk berkenan terhadapnya. Ini bukan sesuatu yang patut diterima oleh Sion atau bangsa Yahudi karena sesuatu yang mereka lakukan. Inilah sesuatu yang disebabkan oleh kasih karunia dan belas kasihn Tuhan semata-mata.
Salah satu tujuan utama Tuhan dengan menggenapkan janji-janji-Nya kepada bangsa Israel adalah untuk memuliakan nama-Nya sendiri di antara semua bangsa di dunia. Bahwa Sion sedang dibangun kembali merupakan salah satu tanda besar dari Alkitab bahwa sudah dekat waktunya Allah akan datang dalam kemuliaan-Nya.
Kita sungguh mendapat kehormatan, karena boleh hidup pada masa yang dilihat dari jauh oleh penggubah mazmur ini. Saya percaya kitalah orang-orang yang sedang diciptakan menjadi suatu umat untuk memberi respon atas apa yang sedang dikerjakan Tuhan dengan satu tujuan pada akhirnya: membawa kemuliaan kepada Tuhan.
*Prayer Response
Terima kasih, Tuhan, karena Engkau tetap setia kepada bangsa Israel. Sekarang aku bersyafaat untuk bangsa itu. Ku-deklarasikan, dengan menggenapi janji-janji-Nya kepada Israel Tuhan sedang memuliakan nama-Nya sendiri, karena Tuhan takkan pernah meninggalkan umat-Nya. Amin.
Kode: WD-B097-089-IND