Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Menunjukkan Belas Kasihan-Nya bagi Israel

            Menunjukkan Belas Kasihan-Nya bagi Israel

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Tanpa bangsa Yahudi, kita tidak akan memiliki para bapa leluhur, para nabi, maupun Juruselamat. Alkitab memanggil orang Kristen non-Yahudi untuk membalas hutang rohani yang luar biasa ini dengan kasih dan belas kasihan, dan pesan ini akan menunjukkan kepada Anda caranya secara tepat.

            Sungguh penting semua orang Kristen menyadari kebenaran yang diucapkan Yesus kepada wanita Samaria itu:

            “Keselamatan datang dari bangsa Yahudi” (Yohanes 4:22).

            Tanpa bangsa Yahudi, tidak mungkin kita mempunyai para datuk (bapak bangsa), para nabi, para rasul, atau pun Alkitab. Dan kita tidak akan mempunyai seorang Juruselamat juga! Alkitab jelas berkata, Tuhan minta umat Kristen dari semua bangsa yang lain supaya jangan lupa akan utang budi mereka kepada bangsa Yahudi, dan perlu membayar kembali utang tersebut, entah bagaimana caranya.

            Di Roma 11:30–31, Rasul Paulus menyimpulkan pengajarannya mengenai utang umat Kristen yang bukan keturunan Yahudi terhadap bangsa Israel dan kewajiban mereka untuk membalas budi itu.

            “Sebab sama seperti kamu [warga bukan bangsa Yahudi] dahulu tidak taat kepada Allah, tetapi sekarang beroleh kemurahan oleh ketidaktaatan mereka [yaitu orang Yahudi], demikian juga mereka sekarang tidak taat, supaya oleh kemurahan yang telah kamu [warga bukan Yahudi] peroleh, mereka juga [warga Yahudi] akan beroleh kemurahan.”

            Dengan kata lain, Allah menghendaki kita untuk berbelas kasihan kepada Israel, karena belas kasihan-Nya kepada kita (umat Kristen yang bukan Yahudi) adalah berkat bangsa Israel! Bagaimanakah utang budi itu perlu diselesaikan? Berikut ini, adalah empat cara praktis untuk melakukan hal tersebut.

            Pertama, kita dapat mengasihi bangsa Yahudi dengan sungguh-sungguh dan mengekspresikan sikap itu terhadap mereka.

            Kedua, berkat Allah yang begitu melimpah yang kita peroleh di dalam Kristus dapat kita nikmati dan perlihatkan begitu rupa, sehingga membuat orang Yahudi cemburu dan juga menginginkan apa yang kita nikmati itu.

            Ketiga, melalui doa-doa dan permohonan, kita dapat meminta supaya Israel diberkati, seperti dianjurkan oleh Alkitab.

            “(Lihat Roma 10:1.)”

            Keempat, dengan melakukan hal-hal praktis dalam kebaikan hati dan berbelas kasihan, kita dapat membayar kembali utang budi kepada Israel.

            *Prayer Response

            Terima kasih, Tuhan, karena Engkau tetap setia kepada bangsa Israel. Sekarang aku bersyafaat untuk bangsa itu. Aku mengakui utang budiku kepada orang-orang Yahudi, dan ku-deklarasikan bahwa aku akan melunasi kembali utang itu dengan cara-cara yang praktis dan dengan menunjukkan belas kasihan kepada mereka juga -- karena Tuhan takkan pernah meninggalkan umat-Nya. Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Menunjukkan Belas Kasihan-Nya bagi Israel has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-088-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan