Tubuhku adalah Untuk Tuhan

Derek Prince
*First Published: 2008
*Last Updated: Maret 2026
2 min read
“Serahkanlah dirimu kepada Allah sebagai orang-orang, yang dahulu mati, tetapi yang sekarang hidup.” (Roma 6:13)
Kita mempersembahkan anggota tubuh jasmani kepada Tuhan dan berkata: “Ya Tuhan, silakan Engkau menggunakannya.” Selanjutnya kita juga harus menjaga agar bait Allah itu tetap dalam keadaan suci. Paulus menulis:
“Tetapi tubuh bukanlah untuk percabulan, melainkan untuk Tuhan, dan Tuhan untuk tubuh” (1 Korintus 6:13).
Di zaman modern ini manusia memakai lagi istilah “hubungan seks yang tak bermoral”. Istilah itu mereka ganti dengan istilah “seks pranikah.” Tetapi sampai sekarang pandangan Tuhan mengenai dosa itu masih tetap sama. Tubuh ini tidak diperuntukkan seks pranikah, karena tubuh itu untuk Tuhan. Kemudian dikatakan juga, “Tuhan [itu] untuk tubuh”. Indah, bukan? Jikalau kita mempersembahkan tubuh kita kepada Tuhan, maka Tuhan akan banyak menolong tubuh kita.
Paulus itu orang yang sangat sederhana, dan ia selalu bicara mengenai perkara-perkara yang sungguh ia perdulikan/ prihatinkan. Selanjutnya Paulus meneruskan:
“Jauhkanlah dirimu dari percabulan! Setiap dosa lain yang dilakukan manusia, terjadi di luar dirinya. Tetapi orang yang melakukan percabulan berdosa terhadap dirinya sendiri” (ayat 18).
Banyak orang suka menafsirkan ayat-ayat ini sebagai tidak lebih dari suatu peringatan terhadap penyakit seks yang menular, semacam HIV, gonorrhea atau sifilis. Bisa jadi penyakit-penyakit itu merupakan akibat dari kehidupan yang tidak bermoral, tetapi ajaran Paulus sesungguhnya lebih dalam lagi maknanya. Apabila kita berperilaku tak bermoral, sesungguhnya hal itu membahayakan kesehatan jasmani kita. Banyak orang Kristen berdoa supaya menerima kesembuhan namun doanya tidak pernah dikabulkan, karena masalah utamanya adalah kehidupan mereka sendiri yang tak bermoral. Umumnya Tuhan menuntut agar kita kembali menemukan akar penyebabnya, bertobat dari dosa itu dan hidup dengan benar sebelum dapat menerima kesembuhan dari-Nya.
*Prayer Response
Terima kasih, Yesus, untuk kemenangan-Mu di kayu salib. Aku memberi tubuhku kepada Tuhan, dan ku-deklarasikan anggota-anggota tubuhku kini menjadi senjata kebenaran, yang diserahkan untuk mengabdi kepada Tuhan dan bagi kemuliaan-Nya. Amin.
Kode: WD-B097-070-IND