Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Menyerahkan Diri kepada Allah

            Menyerahkan Diri kepada Allah

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Solusi Allah bagi sifat dosa kita adalah penyalibannya bersama Kristus di atas kayu salib, sehingga kuasanya atas kita dipatahkan. Sekarang kita memiliki tanggung jawab untuk berdiri teguh melawan dosa dan mempersembahkan diri kita kepada Allah sebagai orang-orang yang hidup dari antara orang mati.

            Solusi Tuhan untuk mengatasi “manusia lama” dapat disimpulkan dengan sebuah kata: eksekusi (hukuman mati). Ketika Yesus mati dan manusia lama kita juga disalibkan bersama Dia, di situlah terjadi sebuah eksekusi. Bagaimana caranya kita menerapkan solusi Tuhan itu dalam kehidupan kita sendiri?

            “Sebab itu hendaklah dosa jangan berkuasa lagi di dalam tubuhmu yang fana, supaya kamu jangan lagi menuruti keinginannya. Dan janganlah kamu menyerahkan anggota-anggota tubuhmu kepada dosa untuk dipakai sebagai senjata kelaliman, tetapi serahkanlah dirimu kepada Allah sebagai orang-orang, yang dahulu mati, tetapi yang sekarang hidup. Dan serahkanlah anggota-anggota tubuhmu kepada Allah untuk menjadi senjata-senjata kebenaran. Sebab kamu tidak akan dikuasai lagi oleh dosa, karena kamu tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia.” (Roma 6:12–14)

            Semua instruksi Paulus di atas hanya dapat diikuti oleh orang-orang yang beriman kepada Yesus dan menerima baik kurban yang telah dipersembahkan-Nya bagi mereka. Pernah ada orang yang mengatakan: “Kalau engkau mau ke surga, sebaiknya belajarlah untuk mengatakan Tidak!” Itulah fakta sebenarnya.

            Paulus berkata kita harus tegas melawan dosa. Beda halnya, jikalau kita hanya mengucapkan kata-kata itu dan jikalau kita benar-benar serius akan hal ini. Dan Iblis pun dapat melihat perbedaannya. Kata-kata itu harus dideklarasikan dengan penuh keyakinan.

            Maka, karena percaya akan Yesus, kehendak kita tidak akan dikuasai lagi oleh dosa. Sesudahnya, kehendak itu harus dijalankan dengan benar. Bukan Tuhan yang harus melakukannya bagi kita. Di sinilah perlu untuk mengerti bahwa kita bertanggung jawab untuk selalu mengawasi kehendak kita sendiri.

            *Prayer Response

            Terima kasih, Yesus, untuk kemenangan-Mu di kayu salib. Dengan ini kunyatakan dan deklarasikan bahwa dosa dan Iblis tidak berhak dan berkuasa lagi atas diriku. Ku-deklarasikan anggota-anggota tubuhku kini menjadi senjata kebenaran, yang diserahkan untuk mengabdi kepada Tuhan dan bagi kemuliaan-Nya. Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Menyerahkan Diri kepada Allah has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-064-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan