Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Pentingnya Menjaga Makanan

            Pentingnya Menjaga Makanan

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Banyak orang Kristen memiliki keyakinan yang kuat tentang apa yang seharusnya kita makan atau minum, namun keyakinan ini kadang-kadang dapat menimbulkan sikap menghakimi. Pelajari apa yang Firman Tuhan ajarkan tentang kebebasan orang Kristen dan bagaimana Allah menerima kita terlepas dari pilihan makanan kita.

            Diet atau disiplin makan untuk sehari-hari merupakan aspek yang sangat penting dalam kehidupan ini. Setiap orang memilih sendiri makanannya, entah ia menyadarinya atau tidak. Ada berbagai macam diet yang dianjurkan orang, dan salah satu di antaranya adalah sistem vegetarian (hanya makan sayur-sayuran saja). Saya sudah bertemu orang yang lebih suka makan secara vegetarian, dan saya tidak pernah mengritik mereka, saya bahkan respek terhadap mereka. Namun menurut hemat saya, ada juga hal-hal yang perlu diingat oleh teman-teman, yang mana kita harus berhati-hati. Lihatlah tulisan Paulus ini:

            “Terimalah orang yang lemah imannya tanpa mempercakapkan pendapatnya. Yang seorang yakin, bahwa ia boleh makan segala jenis makanan, tetapi orang yang lemah imannya hanya makan sayur-sayuran saja. Siapa yang makan, janganlah menghina orang yang tidak makan, dan siapa yang tidak makan, janganlah menghakimi orang yang makan, sebab Allah telah menerima orang itu.” (Roma 14:1–3)

            Menurut Paulus, kita harus berhati-hati dengan sikap kita terhadap orang lain. Mengenai kebiasaan untuk hanya makan sayur-sayuran, menurut Paulus orang yang hanya makan sayur-sayuran mempunyai iman yang lemah, karena ia menghindari makan daging supaya hidup lebih suci (lebih benar).

            Lalu ada juga banyak orang yang menolak secara total minuman yang beralkohol. Tetapi Alkitab berkata bahwa Tuhanlah

            “yang menumbuhkan rumput bagi hewan dan tumbuh-tumbuhan untuk diusahakan manusia, yang mengeluarkan makanan dari dalam tanah dan anggur yang menyukakan hati manusia, yang membuat muka berseri karena minyak, dan makanan yang menyegarkan hati manusia” (Mazmur 104:14–15).

            Tuhan mengeluarkan dari dalam tanah segala macam hal yang boleh dikonsumsi oleh manusia, termasuk minuman anggur yang “menyukakan hati manusia.” Jelas sekali, Tuhan tidak menuntut manusia untuk pantang sama sekali dari minuman keras.

            *Prayer Response

            Terima kasih, Tuhan, karena darah Yesus serta pekerjaan Roh Kudus-Mu. Aku akan memuliakan Tuhan dengan apa pun yang kumakan dan dengan kebiasaan makanku. Tubuhku adalah bait suci Roh Kudus yang telah ditebus kembali, dibersihkan serta dikuduskan oleh darah Yesus. Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Pentingnya Menjaga Makanan has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-059-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan