Ucapkan Terus!

Derek Prince
*First Published: 2008
*Last Updated: Maret 2026
2 min read
Ketika kita mulai ber-deklarasi untuk pertama kalinya pasti Iblis akan menertawakan kita. Kita harus bertekun terus dan mengucapkannya berulang kali. Iblis adalah penggoda, tetapi ia sangat sistematis dan tidak pernah membuang-buang waktu. Selama ia mendapat reaksi tertentu dari kita, ia akan terus saja mencobai kita. Ia baru akan berhenti mengganggu setelah tidak ada lagi tanggapan dari kita.
Misalkanlah, bahwa kita mudah dicobai di dalam hal kejengkelan (kebencian) ini. Maka kita harus berkata dengan berulang kali: (Kejengkelan) itu sudah disalibkan. Ia tidak berkuasa lagi atas diriku. Ia tidak mempunyai tempat lagi dalam diriku.” Lalu Iblis akan mengatakan: “Bohong! Itu hanya omongan Derek Prince saja.” Tetapi kita harus tetap bertekun mengatakannya. Dan setelah beberapa waktu hal ini sudah menjadi begitu nyata, maka Iblis tidak akan membuang-buang lagi waktunya untuk mencobai kita.
Salah satu hal yang perlu kita lakukan: kita harus membangun karakter kita seperti dinding-dinding tembok yang kuat. Menurut Alkitab, orang yang tidak mampu mengendalikan rohnya sendiri adalah seperti sebuah kota yang sudah tidak bertembok lagi, karena semua dindingnya sudah rubuh.
“Lihat Amsal 25:28.”
Dalam kebudayaan kita sekarang ini banyak orang dibesarkan dalam rumah tangga yang kurang baik, sehingga banyak orang yang akhirnya ketagihan obat terlarang atau terkena pengaruh yang jahat. Akibatnya, kehidupan mereka seperti rumah yang dinding temboknya sudah rubuh, sehingga gampang dimasuki penjahat. Siapapun yang pernah ketagihan narkoba bisa dikatakan seperti suatu kota tanpa tembok pelindungnya.
Untuk membangun tembok dinding, kita harus mempunyai kemauan yang keras dan kuat, dan kita juga harus tegas dalam menuntut hak-hak kita yang telah ditebus kembali oleh salib Kristus. Boleh jadi, ketegasan ini kita anggap sebagai sikap yang mengandung banyak resiko. Tetapi kita tidak menyadari betapa baik sebenarnya hal ini bagi kita. Pada akhirnya karakter kita akan bertambah kuat.
Segala bakat kemampuan bersifat sementara, yaitu untuk hidup di dunia ini saja. Tetapi karakter akan terus ada, ia akan tetap menyertai kita untuk selama-lamanya. Daripada bakat-bakat kita, Tuhan pasti lebih berminat akan karakter kita.
*Prayer Response
Terima kasih, Tuhan, karena darah Yesus. Ku-deklarasikan, aku akan memperkuat kehendakku (tekadku) dan menegaskan kembali hak-hakku yang telah ditebus kembali oleh Salib. Akan ku-deklarasikan kembali hingga berulang kali, bahwa Iblis tidak lagi mempunyai tempat dan tidak lagi berkuasa atas diriku, dan tidak lagi ada sangkutan perkara denganku. Semua telah dibereskan oleh darah Yesus! Amin.
Kode: WD-B097-056-IND