Roh Kudus-Nya di Dalam Diri Kita

Derek Prince
*First Published: 2008
*Last Updated: Maret 2026
2 min read
“Sebab, jika jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup.” (Roma 8:13)
Kepada umat di kota Roma, yang boleh dianggap “Kristen yang rohani”, Paulus berkata, bahwa orang Kristen akan mati apabila hidup menurut “daging”, karena sesungguhnya mereka akan menghidupi sesuatu yang sudah “busuk”. Dengan hidup menurut daging, kita hanya akan mengalami pembusukan.
Antara “daging” (dunia) dan Roh memang ada permusuhan besar. Tak ada kata damai di antara keduanya. Menurut rencana keselamatan Tuhan sifat daging (tabiat yang lama) itu harus dimatikan, dan melalui Roh Kudus di dalam diri kita Tuhan hendak menciptakan sifat yang baru sama sekali. Benar, Tuhan sudah mengatur untuk terjadinya transformasi (perubahan) ini, tetapi kita sendirilah yang harus mewujudkannya dalam kehidupan kita. Ulah perbuatan tubuh daging ini harus dimatikan. Bukan Tuhan yang mematikannya untuk kita. Secara yuridis Ia telah memberi kuasa dan otoritas kepada kita, dan kita harus menggunakan/ melaksanakan otoritas tersebut.
Alkitab berkata:
“Tetapi semua orang yang menerima-Nya [Yesus] diberi-Nya [Allah] kuasa supaya menjadi anak-anak Allah” (Yohanes 1:12).
Kita menerima “kuasa” atau otoritas itu ketika kita mengalami kelahiran baru. Tetapi kuasa itu tak ada gunanya jika tidak digunakan. Dengan lahir baru kita hanya mendapatkan potensi – kesempatan untuk mengembangkan sesuatu yang indah dan ajaib, asal saja kita menggunakan kuasa/otoritas tersebut. Kita tidak akan mengalami kemajuan sama sekali, jika kita tidak pernah memakai/ memanfaatkan otoritas itu (sesuai dengan petunjuk Alkitab) dalam rangka mengatasi masalah dan dosa yang terus mengganggu kita.
Kita harus meninggalkan cara atau pola berpikir yang satunya – yaitu cara yang “kedagingan” – dan mulai menggunakan cara atau pola berpikir yang lain. Untuk itu kita memerlukan pertolongan Roh Kudus.
“Semua orang, yang [senantiasa] dipimpin Roh Allah, [dan hanya mereka saja] adalah anak Allah.” (Roma 8:14).
*Prayer Response
Terima kasih, Tuhan, karena darah Yesus dan pekerjaan Roh Kudus-Mu. Ku-deklarasikan, dengan iman aku akan mematikan pekerjaan daging (tubuh) dan membuka diri sepenuhnya untuk tabiat baru yang hendak diciptakan Roh Kudus-Mu di dalam diriku. Tubuhku adalah bait suci, tempat kediaman Roh Kudus, yang telah ditebus dan dikuduskan oleh darah Yesus. Amin.
Kode: WD-B097-047-IND