Hormat akan Darah Yesus

Derek Prince
*First Published: 2008
*Last Updated: Maret 2026
1 min read
Untuk memahami kuasa darah Yesus yang mampu menguduskan kita, sekarang kita akan membaca sebuah ayat dari Surat Ibrani yang menyebutkan mengenai orang yang murtad, yaitu orang yang telah meninggalkan iman Kristiani. Orang ini pernah mengenal iman Kristiani, kemudian dengan terang-terangan menyangkal dan menolak Tuhan Yesus Kristus. Ayat itu menyebutkan mengenai semua hal sakral yang disangkal orang tersebut, dan dengan demikian telah dinajiskannya:
“Betapa jauh lebih berat hukuman yang harus dijatuhkan atas dia, yang menginjak-injak Anak Allah, yang menganggap najis darah perjanjian yang menguduskannya, dan yang menghina Roh kasih karunia?”
(Ibrani 10:29)
Dari ayat ini jelas bahwa kita semua (orang-orang percaya) telah dikuduskan oleh darah perjanjian. Dan di sini ada kasus seseorang yang sudah dikuduskan oleh darah Perjanjian Baru, namun berbalik lagi.
Mari kita melihat lebih teliti lagi, apa yang dimaksudkan dengan “menginjak-injak darah Yesus” itu. Ayat ini mengacu pada upacara perayaan Paskah Yahudi, yaitu ketika darah anak domba dioleskan pada bagian atas dan kiri kanan lubang pintu. Namun darah itu tak pernah dioleskan pada ambang pintu itu sendiri. Tiada sekali-kali kita boleh menghina atau tidak menghormati darah Yesus.
*Prayer Response
Terima kasih, Tuhan, karena darah Yesus. Ku-deklarasikan rasa hormatku yang tinggi akan darah perjanjian, karena oleh darah itulah aku dikuduskan, dijadikan suci, dan dikhususkan hanya untuk Tuhan saja. Amin.
Kode: WD-B097-037-IND