Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Apakah Artinya “Dibenarkan”?

            Apakah Artinya “Dibenarkan”?

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Alkitab mengatakan bahwa kita dibenarkan oleh darah-Nya, namun istilah hukum ini memiliki makna yang jauh lebih dalam dan lebih kuat daripada yang disadari banyak orang. Lihatlah bagaimana pengorbanan Yesus tidak hanya membebaskan Anda dari rasa bersalah, tetapi benar-benar menjadikan Anda benar, menghapus seluruh catatan kesalahan Anda di hadapan Allah.
            “Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darah-Nya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah.” (Romans 5:9)

            Ungkapan bahasa Ibrani/Yunani yang diterjemahkan: “dinyatakan benar/saleh” itu sebenarnya mempunyai lebih dari satu arti, dan artinya saling berkaitan.

            Yang pertama, ia mempunyai arti tertentu di bidang hukum. Secara yuridis kata itu berarti kita dibebaskan dari tuduhan bahwa kita telah melakukan suatu kejahatan. Tadinya kita didakwa di pengadilan, tetapi kini kita diberi vonis bebas. Tentu hal itu merupakan kabar baik. Bayangkan bagaimana perasaan seseorang yang dinyatakan bebas, setelah tadinya dituduh melakukan suatu pembunuhan. Cobalah bayangkan. Semestinya kita juga ikut senang.

            Yang kedua, pada akhirnya ternyata bahwa kita tidak bersalah.

            Yang ketiga, kita dinyatakan benar/ saleh.

            Sayangnya, kebanyakan orang sudah puas sampai di pemahaman ini. Perlu saudara ketahui: makna dari ungkapan “dibenarkan” itu sebenarnya lebih dari itu saja. Darah Yesus bukan saja membuat kita dianggap benar (tidak bersalah), tetapi oleh darah itu kita dijadikan benar/ saleh (suci).

            Kemudian lagi, kita di-“justifikasi” (dinyatakan bersih). Artinya, dinyatakan seolah-olah kita belum pernah bersalah. Kita dinyatakan benar karena “kebenaran” yang dimiliki Kristus. Kristus sendiri tidak memiliki masa silam yang penuh dosa dan sedikit pun tidak ada cacat kesalahan-Nya. Oleh karena itu, kini Iblis tidak memiliki dasar apa pun untuk menuduh kita lagi. Kita sudah dinyatakan benar oleh kebenaran yang dimiliki Yesus. Kita dinyatakan benar oleh kebenaran Kristus. Tidak ada kesalahan, tidak ada masalah lagi dengan masa yang silam. Semua kesalahan sudah dihapuskan (terjadi “pemutihan”, dalam istilah perpajakan).

            *Prayer Response

            Terima kasih, Tuhan, karena darah Yesus. Oleh darah Yesus aku telah dibenarkan, dijadikan benar, seolah-olah aku belum pernah berdosa sekali pun. Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Apakah Artinya “Dibenarkan”? has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-030-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan