Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Batu-batu Kali yang Polos.

            Batu-batu Kali yang Polos.

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Keselamatan di dalam Kristus memulai suatu proses seumur hidup untuk dibentuk menjadi serupa dengan-Nya, seperti batu kasar yang dihaluskan oleh aliran sungai. Allah memakai pencucian oleh Firman-Nya dan hubungan kita dengan sesama orang percaya untuk mengikis sisi-sisi tajam dalam hidup kita, mempersiapkan kita bagi tujuan ilahi-Nya.

            Boleh saja seseorang bertobat dari dosa-dosanya, kemudian meng-klaim keselamatan di dalam Kristus. Namun itu tidak berarti seluruh karakternya sudah langsung berubah. Suatu proses perubahan yang sangat penting telah dimulai, namun mungkin perlu waktu bertahun-tahun sebelum perubahan itu benar-benar terjadi dan terlihat dalam setiap aspek dari karakternya.

            Daud memerlukan batu-batu kerikil yang polos untuk katapelnya. Dengan batu itu ia hendak merobohkan raksasa Goliat. Untuk itu ia harus pergi ke suatu kali yang berada di sebuah lembah – tempat yang rendah sekali, yang melambangkan kerendahan hati. Di situ ia menemukan batu-batu yang dibutuhkannya. Bagaimanakah batu-batu kerikil itu menjadi polos begitu? Batu-batu itu telah “merasakan” dua macam tekanan: yang pertama, air yang mengalir deras di sungai itu. Yang kedua, di sungai batu-batu itu saling berbenturan.

            Itulah sebuah ilustrasi yang menggambarkan bagaimana caranya Tuhan membentuk karakter orang Kristen. Yang pertama, ada sungai Firman Tuhan yang mengalir dengan deras dan terus-menerus membasuh kita (lihat Efesus 5:26).

            “Efesus 5:26”

            Yang kedua, kita dibuat berbenturan satu sama lain dalam hubungan persaudaraan kita, lalu ujung-ujung yang tajam dari batu itu secara berangsur-angsur terkikis sehingga menjadi mulus. Memang, kita adalah “batu-batu hidup” yang perlu dikikis dan dihaluskan secara terus-menerus. (Lihat 1 Petrus 2:5.)

            “1 Petrus 2:5.”

            Ijinkan saya memberikan komentar tambahan: Yesus pun membutuhkan “batu-batu hidup” untuk “katapel”-Nya, dan untuk itu Ia juga harus turun ke dalam lembah – merendahkan diri. Di situ Ia memilih batu-batu yang sudah tidak “tajam” lagi, karena sudah dipoles dan dihaluskan oleh “air” Firman Tuhan dan oleh tekanan-tekanan yang dialami karena harus terus bersekutu dan bergesekan dengan saudara seiman yang lain. Sesungguhnya kita akan menjadi dewasa rohani setelah bisa mengasihi sesama saudara seiman. Bukan karena mereka pantas untuk dikasihi, melainkan karena Yesus sendiri begitu mencintai mereka, sehingga Ia rela mencurahkan darah kehidupan-Nya untuk mereka masing-masing.

            *Prayer Response

            Terima kasih, Tuhan, karena darah Yesus. Ku-deklarasikan dengan rendah hati bahwa kubiarkan diriku dibasuh oleh Sabda Tuhan dan kuberjanji untuk mencintai sesama saudara seiman dengan tulus hati. Darah Yesus Kristus, Anak Allah, senantiasa menyucikanku dari segala dosa. Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Batu-batu Kali yang Polos. has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-028-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan