Disucikan Sekarang Juga

Derek Prince
*First Published: 2008
*Last Updated: Maret 2026
2 min read
Kesaksian pribadi saya didasarkan atas ayat atau pernyataan di atas:
“Selagi aku hidup di dalam terang, maka darah Yesus sedang menyucikan diriku dari segala dosa, baik sekarang maupun seterusnya.”
Saya mengatakan “sedang menyucikan diriku … sekarang”, karena dengan demikian ini merupakan sebuah pernyataan yang berlaku untuk sekarang, bukan hanya sebuah generalisasi yang samar-samar. Hal ini sedang kualami sekarang, tetapi berlaku juga ke depan – secara terus-menerus (senantiasa) dan tanpa batas waktu.
Bahasa Swahili dari masyarakat Afrika bagian Timur juga mempunyai sebuah kata kerja yang menggambarkan “waktu” secara khusus. Bentuk kata kerjanya menggambarkan sesuatu yang sudah terjadi, tetapi juga terjadi terus. Umat Kristen sering menyanyikan lagu yang berjudul “Darah Yesus Menyucikan Kita dari Segala Dosa”. Tetapi dalam bahasa Swahili warga Afrika menyanyikan lagu rohani itu dengan kata-kata “Darah Yesus sepenuhnya menyucikan kita sama sekali.” Lirik-lirik lagu itu saya hafal benar, karena begitu sempurna mereka mengatakannya. Karena itu, cobalah deklarasikan pengakuan saudara ini sebagai sesuatu yang sifatnya sudah dan “senantiasa” terjadi.
Dalam Mazmur 51 ada suatu pengungkapan yang indah sekali mengenai kebenaran ini. Inilah mazmur pertobatan yang digubah Daud setelah menerima hukuman Tuhan karena dosa perzinahan dan pembunuhan yang telah dilakukannya. Mazmur 51 adalah salah satu mazmur yang paling indah – sebuah mazmur yang sewaktu-waktu perlu kita baca dan ucapkan sebagai doa kita kepada Tuhan. Saya sudah terbiasa membacakan mazmur ini sebagai doa yang kupanjatkan kepada Tuhan. Saya tidak hanya membacanya dengan bersuara, tetapi mazmur itulah membentuk doa yang saya panjatkan.
“Bersihkanlah aku daripada dosaku dengan hisop, maka aku menjadi tahir, basuhlah aku, maka aku menjadi lebih putih dari salju!” (Mazmur 51:9).
Perhatikan, bahwa Daud bicara mengenai hisop. Di situ menyiratkan bahwa hisop adalah sarana yang meng”oles”kan darah tersebut kepada diriku, dalam situasi kehidupanku. Secara profetik ayat itu menggambarkan dengan indah bagaimana caranya kita disucikan oleh darah Yesus.
*Prayer Response
Terima kasih, Tuhan, karena darah Yesus. Ku-deklarasikan bahwa darah-Nya sekarang dan senantiasa menyucikanku dari segala dosa. Darah Yesus, Anak Allah, senantiasa menyucikanku dari segala dosa. Amin.
Kode: WD-B097-023-IND