Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Proses yang Tak Pernah Berhenti

            Proses yang Tak Pernah Berhenti

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            1 min read

            Darah Yesus Kristus memberikan penyucian yang terus-menerus dari segala dosa, namun anugerah luar biasa dari Tuhan ini bersyarat. Temukan apa arti sebenarnya berjalan dalam terang dan bagaimana hal ini menjadi kunci untuk persekutuan yang sejati serta pemurnian yang berkelanjutan oleh darah-Nya.

            Salah satu hal yang disediakan oleh darah Yesus yang mulia adalah pembersihan/ penyucian yang dilakukannya.

            “Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita daripada segala dosa.”

            (1 Yohanes 1:7)

            Di ayat ini terdapat tiga kata kerja: hidup (walk dalam teks Alkitab bahasa Inggris, artinya “berjalan”), bersekutu dan menyucikan. Ketiga kata kerja itu dalam bahasa Yunaninya ditulis dalam bentuk “continuing present tense” (waktunya “sekarang”, namun sedang berlangsung). Hal ini harus diperhatikan. Jadi di ayat ini sesungguhnya tertulis: Jika kita hidup terus di dalam terang, maka kita bersekutu terus satu sama lainnya, dan darah Yesus terus-menerus (senantiasa) menyucikan kita.

            Jadi, harap dimaklumi, ada syarat yang harus dipenuhi. Apabila kita hidup terus dalam terang Sabda Tuhan dengan menaati apa yang diperintahkannya, maka sebagai buah yang pertama, kita akan bisa bersekutu satu sama lain. Apabila kita tidak hidup di dalam terang, maka tak akan terjadi persekutuan (persaudaraan). Dan jikalau kita tidak mempunyai persekutuan (persaudaraan), sesungguhnya kita tidak hidup di dalam terang. Namun apabila kita hidup di dalam terang dan memiliki persekutuan (persaudaraan), maka darah Yesus akan senantiasa menyucikan kita, sehingga kita dalam keadaan bersih dan suci terus.

            *Prayer Response

            Terima kasih, Tuhan, karena darah Yesus. Ku-deklarasikan bahwa aku senantiasa hidup di dalam terang, memiliki hubungan persekutuan (persaudaraan) dengan orang-orang percaya yang lainnya, dan menerima penyucian dosa. Darah Yesus Kristus, Anak Allah, senantiasa menyucikanku dari segala dosa. Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Proses yang Tak Pernah Berhenti has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-022-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan