Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Perlindungan Yang Maha Kuasa

            Perlindungan Yang Maha Kuasa

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Mazmur 91 menjanjikan kehidupan dengan perlindungan yang sempurna bagi mereka yang tinggal di tempat rahasia Yang Mahatinggi. Pelajari bagaimana perkataan dari mulut Anda sendiri membuka janji yang penuh kuasa ini dan menjadikan Allah sebagai perlindungan serta benteng pribadi Anda.

            Mazmur pasal 91 konon disebut sebagai “mazmur untuk zaman nuklir.” Mazmur ini menggambarkan perlindungan yang sempurna, perlindungan terhadap segala macam kejahatan, ancaman bahaya, dan malapetaka – dari mana pun sumbernya, dengan cara apa pun ia datang serta kapan pun ia akan muncul. Banyak orang Kristen sudah sangat mengenal ayat-ayat ini. Tetapi, baiklah kita melihat ayat yang pertama itu terlebih dahulu:

            “Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam [tinggal] dalam naungan Yang Mahakuasa” (Mazmur 91:1)

            Dalam bahasa Ibrani kata “tinggal” di ayat ini memang tepat diterjemahkan sebagai “bermalam”, karena artinya yang sebenarnya adalah “menginap”. Jadi, ayat ini menunjukkan bahwa di saat-saat yang gelap gulita pun orang yang sungguh percaya kepada Tuhan akan berada di bawah bayangan atau naungan Allah Yang Mahakuasa. Perhatikanlah ayat yang kedua:

            “[Aku] akan berkata kepada TUHAN: ‘Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercayai.’” (ayat 2)

            Dalam ayat-ayat selanjutnya dari mazmur ini digambarkan pengayoman atau perlindungan sempurna yang akan dialami seseorang, dan ayat ini seperti pintu gerbang yang menuju ke sana. Di sinilah yang penting adalah ucapan kesaksian saudara sendiri: “Aku akan berkata.” Kita tidak akan mendapatkannya jika tidak kita katakan. Dan terus terang, diperlukan nyali yang besar untuk mengucapkan ayat-ayat berikutnya dalam Mazmur 91 ini. Tetapi yang menurut Alkitab benar-benar berhak untuk mengalaminya adalah orang yang mengatakannya. Yang membuat semuanya itu benar-benar terjadi adalah kesaksian kita sendiri.

            *Prayer Response

            Terima kasih, Tuhan, untuk darah Yesus. Ku-deklarasikan bahwa oleh darah-Nya aku telah ditebus – dibeli kembali – dan aku adalah orang yang sungguh-sungguh percaya kepada Kristus. Oleh darah Yesus aku telah ditebus dan dilepaskan dari cengkeraman Iblis. Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Perlindungan Yang Maha Kuasa has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-011-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan