Perlindungan Yang Maha Kuasa

Derek Prince
*First Published: 2008
*Last Updated: Maret 2026
2 min read
Mazmur pasal 91 konon disebut sebagai “mazmur untuk zaman nuklir.” Mazmur ini menggambarkan perlindungan yang sempurna, perlindungan terhadap segala macam kejahatan, ancaman bahaya, dan malapetaka – dari mana pun sumbernya, dengan cara apa pun ia datang serta kapan pun ia akan muncul. Banyak orang Kristen sudah sangat mengenal ayat-ayat ini. Tetapi, baiklah kita melihat ayat yang pertama itu terlebih dahulu:
“Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam [tinggal] dalam naungan Yang Mahakuasa” (Mazmur 91:1)
Dalam bahasa Ibrani kata “tinggal” di ayat ini memang tepat diterjemahkan sebagai “bermalam”, karena artinya yang sebenarnya adalah “menginap”. Jadi, ayat ini menunjukkan bahwa di saat-saat yang gelap gulita pun orang yang sungguh percaya kepada Tuhan akan berada di bawah bayangan atau naungan Allah Yang Mahakuasa. Perhatikanlah ayat yang kedua:
“[Aku] akan berkata kepada TUHAN: ‘Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercayai.’” (ayat 2)
Dalam ayat-ayat selanjutnya dari mazmur ini digambarkan pengayoman atau perlindungan sempurna yang akan dialami seseorang, dan ayat ini seperti pintu gerbang yang menuju ke sana. Di sinilah yang penting adalah ucapan kesaksian saudara sendiri: “Aku akan berkata.” Kita tidak akan mendapatkannya jika tidak kita katakan. Dan terus terang, diperlukan nyali yang besar untuk mengucapkan ayat-ayat berikutnya dalam Mazmur 91 ini. Tetapi yang menurut Alkitab benar-benar berhak untuk mengalaminya adalah orang yang mengatakannya. Yang membuat semuanya itu benar-benar terjadi adalah kesaksian kita sendiri.
*Prayer Response
Terima kasih, Tuhan, untuk darah Yesus. Ku-deklarasikan bahwa oleh darah-Nya aku telah ditebus – dibeli kembali – dan aku adalah orang yang sungguh-sungguh percaya kepada Kristus. Oleh darah Yesus aku telah ditebus dan dilepaskan dari cengkeraman Iblis. Amin.
Kode: WD-B097-011-IND